BI Umumkan Suku Bunga Besok, Intip Posisi Rupiah Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id - Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan suku bunga acuan, BI Rate, dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada esok hari (24/4/2024). Menjelang pengumuman BI Rate, nilai tukar rupiah bergerak fluktuatif dalam perdagangan hari ini.
Dalam pantauan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah melemah 20 poin ke level Rp 16.244/USD dalam penutupan perdagangan Selasa (23/4/2024). Sebelumnya, mata uang rupiah berada di posisi Rp 16.224/USD.
Sementara berdasarkan pantauan perdagangan spot antarbank yang dilansir dari Yahoo Finance, hingga pukul 15.45 WIB mata uang rupiah melemah 11 poin ke level Rp 16.240/USD.
Menurut analis rupiah sekaligus Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi, posisi dolar Amerika Serikat yang masih berada di level tertinggi didorong oleh menurunnya ekspektasi pelaku pasar terhadap pemotongan Fed Funds Rate yang lebih cepat. Hal ini membuat para investor semakin banyak menanamkan dana di greenback.
"Gagasan ini membuat mata uang Asia berada di bawah tekanan," kata Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (23/4/2024).
Tunggu Data PDB AS
Investor juga tengah menunggu rilis angka produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat. Pasar juga menunggu rilis data inflasi pengeluaran konsumsi pribadi bulan Maret 2024, pada akhir pekan ini, yang menjadi ukuran inflasi pilihan The Fed untuk mengkaji arah kebijakan moneter.
Dalam kesempatan terpisah, Ekonom Senior Center of Reform on Economics (Core) Hendri Saparini menilai fundamental ekonomi hingga sentimen domestik belum cukup kuat untuk menahan laju penguatan indeks dolar. Menjelang pengumuman RDG oleh BI esok hari, ia berharap agar Dewan Gubernur BI tidak gegabah merespons menguatnya indeks dolar dengan menaikkn suku bunga acuan agar lebih menarik minat investor.
"Situasi saat ini sifatnya volatile, belum tentu penguatan rupiah atau sebaliknya karena penguatan fundamental. Ini memberikan sinyal untuk tidak terlalu cepat merespons," kata Saparini kepada Investortrust.id, Selasa (23/4/2024).

