BI Diprediksi Mulai Pangkas Suku Bunga Acuan Tahun 2024
JAKARTA, investortrust.id - Chief Economist & Investment Strategist PT Manulifa Asset Management Indonesia (MAMI), Katarina Setiawan memperkirakan, Bank Indonesia (BI) akan memotong suku bunga acuan pada tahun 2024.
"BI yang menaikkan suku bunga akhir-akhir ini, itu menurut kita akan memiliki ruangan lebih besar untuk memotong suku bunganya tahun depan," ujarnya dalam konferensi pers pengukuhan kerja sama PT Bank BTPN Tbk dan MAMI yang digelar secara daring via Zoom, Kamis (2/11/2023).
Menurut Katarina Setiawan, inflasi yang terkendali menjadi salah satu alasan BI memotong suku bunga. "Jadi inflasi akan sangat managable, sehingga ini akan membuat BI memiliki ruangan yang lebih besar untuk memotong suku bunganya tahun depan, di 2024," terangnya.
Lebih lanjut, Katarina Setiawan membeberkan, kenaikkan harga minyak tidak akan membuat inflasi menjadi tinggi. "Kemungkinan besar pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM, walaupun harga BBM minyak dunia itu naik, karena kita sedang dalam periode pemilu sampai nanti Februari 2024," jelasnya.
Baca Juga
Pada sisi lain, belanja konsumen dan aktivitas dunia usaha diyakini masih tetap berjalan baik. Demikian halnya dengan posisi fiskal Indonesia yang juga masih tetap terjaga.
"So far masih surplus, walaupun surplusnya mengecil, dan untuk tahun ini defisit fiskal kita masih diperkirakan akan dibawah 2,3% dari PDB, jadi masih sangat terkendali," katanya.
Terakhir, Katarina menyebut, di tengah berbagai tantangan global, kondisi fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga dari kenaikkan suku bunga yang tinggi, perlambatan ekonomi, dan tekanan inflasi.
"Di tengah-tengah pelemahan ekonomi global, Indonesia tidak terlalu tertekan, tidak seperti negara lain yang sangat tergantung dengan ekspor," imbuhnya. (CR-2)
Baca Juga
BTPN Harap Semua Sektor Bisnis Bergerak Dukung Target Net Zero Emission

