Jokowi Perintahkan Menkeu Tambah Anggaran Subsidi Pupuk Rp 14 Triliun
JAKARTA, Investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajukan anggaran sebesar Rp 14 triliun untuk dana subsidi pupuk.
"Saya sudah meminta ke Menteri Pertanian, Menteri Keuangan untuk mengajukan dana tambahan untuk subsidi pupuk sebesar kurang lebih Rp 14 triliun," ucapnya di Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (3/1/2024).
Selain itu, Jokowi pun menyebutkan bahwa pembelian pupuk bersubsidi akan lebih memudahkan para petani. Pasalnya kini tidak memerlukan Kartu Tani, melainkan hanya menunjukan kartu tanda penduduk (KTP).
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut pun mengungkapkan bahwa jumlah pupuk bersubsidi yang akan digelontorkan kepada para petani pada musim panen ini adalah sebanyak 1,7 juta ton.
"Saya kira mencukupi dan kita harapkan keluhan untuk pupuk tidak ada lagi," terang Jokowi.
Dengan adanya tambahan pupuk bersubsidi tersebut, Jokowi berharap para petani di Tanah Air sudah bisa segera mulai melakukan penanaman padi, apalagi persoalan irigasi akan segera diselesaikan oleh Kementerian PUPR.
"Juga ada keluhan irigasi yang sudah sedimennya tinggi di bendungannya, nanti akan dikerjakan pak Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono) secepatnya," tandasnya.
"Saya sudah meminta ke Menteri Pertanian, Menteri Keuangan untuk mengajukan dana tambahan untuk subsidi pupuk sebesar kurang lebih Rp 14 triliun," ucapnya di Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (3/1/2024).
Selain itu, Jokowi pun menyebutkan bahwa pembelian pupuk bersubsidi akan lebih memudahkan para petani. Pasalnya kini tidak memerlukan Kartu Tani, melainkan hanya menunjukan kartu tanda penduduk (KTP).
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut pun mengungkapkan bahwa jumlah pupuk bersubsidi yang akan digelontorkan kepada para petani pada musim panen ini adalah sebanyak 1,7 juta ton.
"Saya kira mencukupi dan kita harapkan keluhan untuk pupuk tidak ada lagi," terang Jokowi.
Dengan adanya tambahan pupuk bersubsidi tersebut, Jokowi berharap para petani di Tanah Air sudah bisa segera mulai melakukan penanaman padi, apalagi persoalan irigasi akan segera diselesaikan oleh Kementerian PUPR.
"Juga ada keluhan irigasi yang sudah sedimennya tinggi di bendungannya, nanti akan dikerjakan pak Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono) secepatnya," tandasnya.

