Serapan Keuangan PKT Permukiman Ditjen Cipta Karya Capai 81,95%
JAKARTA, Investortrust.id - Hingga 26 September 2023serapan keuangan program Padat Karya Tahun 2023 (PKT) bidang permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPRtelah mencapai 81,95% dari total anggaran Rp2,2 triliun atau sebesar Rp1,8 triliun.
Besaran anggaran tersebut telah merealisasikan pekerjaan fisik 68,61% dengan serapan tenaga kerja 51.891 orang.
Secara rinci pelaksanaan program Pamsimas TA 2023 disalurkan di 970 lokasi menyerap tenaga kerja 8.236 orang. Selanjutnya untuk Sanimas di 1.447 lokasi dan telah menyerap tenaga kerja sebanyak 14.950 orang dengan progres fisik 58,32%.
Baca Juga
Program padat karya bidang permukiman lainnya adalah pembangunan sanitasi Pondok Pesantren/Lembaga Pendidikan Keagamaan yang tersebar di 1.397 lokasi di Indonesia.
Pelaksanaan program ini di antaranya pembangunan bangunan MCK yang terdiri dari bilik mandi dan kakus/toilet, tempat wudhu, tempat cuci tangan dan tempat cuci pakaian serta instalasi pengolahan air limbah domestic dengan progres fisik 51,74% dan menyerap 10.059 tenaga kerja.
Kemudian pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang pada tahun 2023 dilaksanakan di 217 lokasi dengan anggaran Rp147 miliar dengan progres fisik 30,92% dan menyerap 1.464 tenaga kerja. Pembangunan TPS-3R dengan melibatkan masyarakat diharapkan tidak hanya mengurangi kuantitas sampah dari sumbernya, tetapi juga memberikan pembelajaran serta praktik langsung kepada masyarakat dalam pengelolaan sampah, sementara di sisi lain juga terjadi penyerapan tenaga kerja karena dilaksanakan dengan skema padat karya.
Baca Juga
PUPR dapat Anggaran Rp 146,98 Triliun, Alokasi Terbesar untuk Jalan dan Jembatan
Terakhir, program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang pada tahun 2023 ditargetkan menjangkau 1.363 lokasi dengan alokasi anggaran sebesar Rp670 miliar untuk 22.381 tenaga kerja. Progresnya saat ini sudah terlaksana 94,43 % tersebar di 916 lokasi dengan serapan tenaga kerja sebanyak 17.182 orang. Demikian dilansir laman resmi Kementerian PUPR, Senin (2/10/2023).

