Program PKT Cipta Karya PUPR Serap 65.970 Tenaga Kerja
JAKARTA, Investortrust.id - Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR menggenjot serapan anggaran program Padat Karya Tahun 2023 melalui skema cash for work/Padat Karya Tunai (PKT). Program ini akan didistribusikan di 5.394 lokasi dengan target menyerap 65.970 tenaga kerja.
Pada Tahun Anggaran (TA) 2023, anggaran PKT bidang permukiman dialokasikan senilai Rp2,2 triliun yang disalurkan melalui pembangunan infrastruktur kerakyatan seperti program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), dukungan Sanitasi Lembaga Pendidikan Keagamaan, termasuk Pondok Pesantren, Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), dan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Program ini akan didistribusikan di 5.394 lokasi dengan target menyerap 65.970 tenaga kerja.
Baca Juga
PUPR dapat Anggaran Rp 146,98 Triliun, Alokasi Terbesar untuk Jalan dan Jembatan
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Program PKT Kementerian PUPR dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.
"Pembangunan infrastruktur padat karya bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/pelosok," kata Basukidalam siaran per yang diterima Senin (2/10/2023).

