Harga Bawang Merah dan Daging Ayam Ras Meroket, Ternyata Ini Biang Keroknya!
JAKARTA, investortrust.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga bawang merah secara rata-rata nasional naik 14,77%. Tanda-tanda terjadinya lonjakan harga komoditas ini pun sudah mulai terlihat sejak akhir Desember 2023 hingga awal Januari 2024.
Dalam rapat koordinasi inflasi bersama Kemendagri, Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan penyebab utama terjadinya lonjakan harga bawang merah dikarenakan adanya perubahan cuaca ekstrem.
"Salah satu faktornya memang karena perubahan cuaca ekstrem, sehingga supply-nya menjadi menurun atau produksi bawang merahnya menurun," ucapnya dalam YouTube Kemendagri, Senin (8/1/2024).
Baca Juga
Pantau Inflasi, BPS Sebut Harga Bawang hingga Daging Ayam Ras Meroket di Pekan Pertama 2024
Amalia menyebutkan, dari 340 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga bawang merah paling tinggi terjadi di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara sebesar 83,73%, kemudian Kabupaten Bolaang Mangondow Utara, Sulawesi Utara 52,77%.
"Mayoritas didominasi oleh wilayah Sulawesi yang mengalami kenaikan harga bawang merah," terang Amalia.
Baca Juga
Selain bawang merah, komoditas lainnya yang mengalami lonjakan harga pada pekan pertama Januari 2024 adalah daging ayam ras. Kenaikan harga bahan pokok tersebut dikarenakan harga jagung pipilan kering atau pakan ternak yang juga melonjak pada awal tahun ini.
"Ini ada kaitannya dengan kenaikan harga jagung pipilan kering sebagai pakan ternak ini juga ternyata sudah terasa transmisi kenaikan harga jagung, kemudian terasa di harga dari daging ayam ras," tandasnya.

