Kepala LKPP Sebut Efisiensi Belanja Rp 2,03 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mencatat sekitar Rp2,03 triliun efisiensi belanja melalui strategi konsolidasi pengadaan barang dan jasa.
Barang-barang tersebut mulai dari laptop produk dalam negeri, pupuk NPK, USG dua dimensi, antropometri kit, BKB kit stunting, sampai logistik pemilu. Bahkan, Provinsi Jawa Tengah telah melakukan konsolidasi pengadaan untuk bahan pakaian dan seragam sekolah di wilayahnya.
Hal itu dikatakan Kepala LKPP Hendrar Prihadi dalam Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2023 di Jakarta, Selasa (7/11/2023).
Baca Juga
Kepala LKPP Sebut Realisasi Pengadaan Barang dan Jasa Rp 810,92 Triliun hingga 27 Oktober
Dia mengungkapkan, Kedeputian bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah tetap melakukan supervisi dan advokasi kepada seluruh Kementerian dan Lembaga (K/L) daerah dalam menghadapi tantangan di dalam proses pengadaan. Salah satu upaya LKPP adalah mendorong implementasi strategi konsolidasi pengadaan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan ketepatan sasaran belanja.
“Kami juga mempunyai strategi konsolidasi pengadaan untuk lisensi software kerja perkantoran, akomodasi hotel, asphalt buton, serta PBN pelumas untuk kebutuhan TNI,” kata Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi. (CR-3)
Baca Juga
Lebih Dari 60% Jabatan Fungsional PPBJ Masih Kosong, Ternyata Ini Penyebabnya

