Airlangga: Pemerintah Siapkan Tambahan Dana Rp 20 Triliun untuk Perkuat BPJS Kesehatan
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas mengenai BPJS Kesehatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.
Pertemuan yang digelar secara khusus pada Senin (28/9/2026), membahas langkah strategis penguatan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Disampaikan Menko Airlangga, pembahasan difokuskan pada upaya memastikan keberlanjutan pembiayaan program jaminan sosial tersebut. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
"Guna menjaga kelancaran program tersebut, pemerintah telah menyiapkan dana tambahan sebesar Rp 20 triliun. Alokasi anggaran ini ditujukan untuk memperkuat keberlanjutan keuangan BPJS Kesehatan sekaligus memastikan seluruh fasilitas serta pelayanan JKN tetap berjalan dengan optimal," ujar Airlangga seperti dikutip dari akun Facebook-nya.
Di saat yang sama, kata Airlangga, langkah efisiensi juga terus diterapkan oleh pemerintah dengan menekan biaya obat-obatan dan alat kesehatan. Pemerintah turut memperkuat serta melakukan revitalisasi pada fasilitas kesehatan yang tersebar di berbagai daerah.
"Upaya ini diarahkan agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah. Langkah efisiensi dan peningkatan fasilitas tersebut diharapkan mampu menekan beban biaya kesehatan yang harus ditanggung oleh masyarakat," imbuh Airlangga.
Sebagaimana diberitakan Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang makin baik, dengan waktu antrean yang lebih singkat, dan pelayanan yang optimal bagi setiap pasien. Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya seusai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/9/2026).
“Harapan Bapak Presiden tadi di rapat adalah tolong dipastikan bahwa pelayanan BPJS juga ditingkatkan. Antreannya bisa lebih pendek lagi, kalau misalnya ada pasien yang masuk juga bisa dilayani dengan baik,” ujar Menkes.
Baca Juga
Menkeu Suahasil Pastikan Suntikan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan Mulai Cair Oktober
Menkes Budi Gunadi menuturkan Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap kesetaraan pelayanan di rumah sakit. Pemerintah memastikan seluruh rumah sakit memberikan pelayanan yang sama atau membeda-bedakan antara peserta BPJS Kesehatan maupun pasien umum.
“Kemudian dipastikan juga bahwa semua rumah sakit-rumah sakit yang ada itu tidak membeda-bedakan antara pasien BPJS dengan pasien bukan BPJS,” kata Menkes.
Dalam rapat tersebut, aspek keberlanjutan pembiayaan BPJS Kesehatan turut menjadi perhatian. Menkes menyampaikan BPJS Kesehatan membutuhkan kepastian dari sisi keuangan. Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara telah memberikan kejelasan mengenai keberlanjutan pembiayaan program tersebut dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
