Jadi Pjs Gubernur BI, Destry Damayanti Rapat Perdana dengan Prabowo dan KSSK di Istana
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026). KSSK diketahui terdiri dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Berdasarkan pantauan, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 15.40 WIB. Selanjutnya, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu tiba sekitar pukul 16.03 WIB.
Baca Juga
Perry Warjiyo Mundur, Pengamat: Pasar Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Pengganti
Pjs Gubernur BI Destry Damayanti kemudian tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 16.20 WIB. Destry tampak didampingi jajaran dewan gubernur BI, termasuk keponakan Prabowo sekaligus Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Thomas Djiwandono.
Rapat ini merupakan rapat perdana yang dihadiri Destry setelah menjabat sebagai pjs gubernur BI menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri. Kepada awak media, Destry mengatakan, rapat ini merupakan rapat koordinasi.
"Undangan rapat koordinasi," kata Destry saat tiba di kompleks Istana Kepresidenan.
Dalam kesempatan ini, Destry menanggapi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sebesar 0,13% menjadi Rp 17.987 per dolar AS pada pukul 09.46 WIB. Pelemahan rupiah terjadi seiring kabar mundurnya Perry Warjiyo sebagai gubernur BI.
Destry menekankan, BI memprioritaskan menjaga stabilitas keuangan, termasuk nilai tukar rupiah.
"BI tetap menjaga stabilitas keuangan, tetap nilai tukar tetap jadi prioritas kita juga," katanya.
Baca Juga
Prabowo Gelar Rapat dengan KSSK setelah Perry Warjiyo Mundur sebagai Gubernur BI
Dikatakan, BI akan terus melakukan intervensi untuk menjaga nilai tukar rupiah seperti yang dilakukan selama ini.
"Kita melakukan terus sama seperti yang kita lakukan sebelumnya," katanya.
