Purbaya: Bea Cukai Tak Dibubarkan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tidak akan dibubarkan. Pesan itu disampaikan saat paparan APBN KiTa edisi Juni 2026.
“Saya tambahkan sedikit. Mungkin Anda ingin tanya, Bea Cukai dibubarkan apa enggak? Enggak dibubarkan,” kata Purbaya, di kantornya, Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama mengatakan akan memastikan sistem lembaga yang dipimpinnya melakukan pelayanan seperti biasa. Ini untuk menjawab keraguan karena hadirnya PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
“Mungkin yang nanti difasilitasi adalah dari DSI-nya sendiri nanti mungkin bisa mencatatkan atau berdampingan dengan Bea Cukai,” ujar Djaka.
Djaka menjelaskan proses pengawasan berdampingan ini dilakukan karena eksportir akan berhubungan dengan PT DSI. Sebab, PT DSI secara mandiri akan mengekspor komoditas yang ditentukan pemerintah.
Baca Juga
“Tetapi tetap, Bea dan Cukai berada di posisi terdepan dalam pengurusan ekspornya,” kata dia.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengganti pimpinan Bea Cukai yang tidak mampu bekerja. Perintah itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam rapat paripurna DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
"Saya ingatkan kembali, untuk kesekian kali, Bea Cukai kita harus diperbaiki. Menteri Keuangan kalau pimpinan Bea Cukai tidak mampu segera diganti," kata Prabowo.
Kepala Negara menegaskan komitmennya memberantas korupsi, penyalahgunaan dan praktik yang menghambat ekonomi. Ditegaskan, tidak ada pejabat yang tidak dapat diganti di pemerintahannya.
"Tidak ada orang yang tidak bisa diganti. Rakyat menuntut pemerintah yang benar dan baik. Jangan mentang-mentang sudah jadi ASN tidak bisa diberhentikan," tegasnya.

