Cerita Miralem Pjanic Terjebak di Dubai Saat Iran Lakukan Serangan Balasan
Poin Penting
|
DUBAI, investortrust.id – Mantan gelandang Juventus dan AS Roma Miralem Pjanic, yang kini menetap di Dubai setelah memutuskan gantung sepatu, menceritakan suasana mencekam akibat serangan balasan Iran.
Miralem Pjanic merupakan mantan pemain tim nasional Bosnia-Herzegovina. Dia memiliki rekam jejak gemilang di Italia. Dia meraih empat gelar Serie A, dua Coppa Italia, dan satu Supercoppa Italiana bersama Juventus. Dia juga membawa klub tersebut menembus final Liga Champions 2016/2017.
Sepanjang kariernya di Serie A bersama Juventus dan Roma, Miralem Pjanic mencatatkan 281 penampilan dengan torehan 42 gol dan 74 assist, serta tiga kali masuk dalam Tim Terbaik Serie A secara beruntun.
Baca Juga
Catat! 6 Pemain Timnas Indonesia Dipastikan Absen di FIFA Series 2026
Setelah pensiun, Miralem Pjanic mengikuti jejak sejumlah mantan pesepak bola top yang menetap di Dubai. Pemain yang kini berusia 35 tahun itu mengakhiri karier profesionalnya setelah membela CSKA Moscow pada 2025. Saat ini, dia sedang mempersiapkan diri untuk menjalani profesi baru sebagai agen sepak bola berlisensi.
“Saya sedang mempelajari pekerjaan ini dengan berkolaborasi bersama agen saya, Fali Ramadani. Saya menggabungkan pengalaman, pengetahuan sepak bola, dan banyak bahasa yang saya kuasai,” tutur Miralem Pjanic kepada La Gazzetta dello Sport.
Miralem Pjanic pun menjadi saksi mata meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Dia mengaku sempat mendengar suara intersepsi rudal. “Saya tinggal dekat pusat kota. Terkadang terasa ada sesuatu yang aneh di udara, dan anda bisa mendengar suara rudal Iran yang berhasil dicegat,” ujar Miralem Pjanic.
“Namun, kami aman dan terus mendapatkan jaminan dari otoritas setempat. Saya menerima banyak pesan dan notifikasi dari teman-teman di Eropa, dan hampir semuanya adalah berita palsu,” tutup Miralem Pjanic.
Baca Juga
Inter Milan Ditahan Imbang Como di Coppa Italia, Cristian Chivu Beberkan Sebabnya

