Insiden Spanduk Lawan Nottingham Forest, Crystal Palace Terancam Sanksi FA
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) memutuskan menggelar investigasi atas spanduk provokatif suporter Crystal Palace dalam pertandingan melawan Nottingham Forest.
Pertandingan Crystal Palace kontra Nottingham Forest di Selhurst Park, Minggu (24/8/2025) malam WIB, berakhir imbang 1-1. Tapi, pertandingan itu justru dibayangi insiden serius setelah suporter The Eagles membentangkan banner kontroversial.
Para pendukung Crystal Palace memilih mengekspresikan diri mereka dengan gambar pemilik Nottingham Forest Evangelos Marinakis sedang menodongkan pistol ke kepala Morgan Gibbs-White. Selain gambar yang dianggap tidak pantas, spanduk tersebut juga memuat tulisan sarkastis.
Baca Juga
Gagal Rekrut Victor Boniface, AC Milan Siapkan Rp502 Miliar untuk Conrad Harder
"Mr Marinakis tidak terlibat dalam pemerasan, pengaturan pertandingan, perdagangan narkoba atau korupsi!” tulis spanduk yang mengacu pada berbagai rumor negatif tentang pengusaha kontroversial asal Yunani itu.
FA segera turun tangan menyelidiki peristiwa ini dan sedang mempertimbangkan kemungkinan sanksi untuk Crystal Palace. Sebab, dalam regulasi FA, segala bentuk banner dengan bahasa kasar, fitnah, bernuansa politik, maupun menyerang individu sangat dilarang.
The Forest menyebut klub sangat kecewa pihak penyelenggara pertandingan mengizinkan banner tersebut masuk ke stadion. Mereka menilai spanduk itu bersifat provokatif sekaligus berbau xenophobia.
Pertanyaannya, mengapa spanduk seperti itu muncul? Ini dipicu dari Crystal Palace yang dipaksa turun ke Liga Konferensi UEFA setelah melanggar aturan multiklub kepemilikan UEFA dan tiket ke Liga Europa justru diberikan kepada Nottingham Forest.
Baca Juga
Pelatih Juventus Igor Tudor Puji Penampilan Jonathan David Lawan Parma
Crystal Palace fans with a banner showing Nottingham Forest’s owner pointing a weapon at the head of Morgan Gibbs-White…
— Football Away Days (@FBAwayDays) August 24, 2025
😳 pic.twitter.com/Qk2wD6DBGN

