Tendang Kepala Bruno Moreira, Pemain PSS Sleman Wahyudi Hamisi Minta Maaf
SLEMAN, investortrust.id – Pemain PSS Sleman Wahyudi Hamisi meminta maaf secara terbuka setelah menendang kepala Bruno Moreira saat pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (3/3/2024).
Wahyudi Hamisi jadi bulan-bulanan media dan suporter setelah melakukan aksi kurang pantas pada pertandingan Liga 1. Pada pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Persebaya itu, Wahyudi Hamisi mendapatkan kritik pedas.
Bahkan, Persebaya melontarkan protes keras soal Wahyudi Hamisi hingga membawa nama Erick Thohir dan Joko Widodo. PSSI juga bersuara melalui Sekjen Yunus Nusi, yang menyebut soal sanksi berat untuk Wahyudi Hamisi.
Baca Juga
Tidak Hanya Unggul 15 Poin Dari Juventus, Inter Milan Juga Catatkan Rekor Keren ini
Setelah menjadi bulan-bulanan media, Wahyudi Hamisi akhirnya meminta maaf. Dia menjelaskan kronologi tendangan ke kepala Bruno Moreira. Dia mengaku sebagai insiden yang tidak disengaja.
Awalnya, Wahyudi Hamisi berpikir wasit akan meniup peluit tanda pelanggaran setelah Bruno Moreira terjatuh. Ternyata, pertandingan berlanjut. “Bola jatuh di kaki Ripal (Wahyudi). Ripal dribling bolanya ke arah Bruno juga. Nah bolanya stop di samping kepalanya Bruno,” ujar Wahyudi Hamisi dalam pernyataan terbuka lewat video pendek di media sosial.
“Nah, di situ aku harus cepat juga mengambil keputusan dengan tidak sengaja dan enggak ada niat sama sekali saya ngambil bola itu. Tapi, di situ ada kepalanya Bruno dan sempat mengenai kepalanya Bruno,” beber Wahyudi Hamisi.
Atas insiden tersebut, Wahyudi Hamisi dan PSS Sleman meminta maaf kepada Bruno Moreira serta Persebaya. “Apapun yang saya lakukan itu saya akui saya salah. Dan, sekali lagi saya mohon maaf kepada Bruno dan kepada Persebaya atas kejadian kemarin. Terima kasih,” tutup Wahyudi Hamisi.
Baca Juga
Inilah Statistik Buruk Sheffield United Setelah Dipermak Arsenal di Liga Premier

