Allianz Bagikan Tips Obati Gerd Usai Lebaran
JAKARTA, investortrust.id - Momen Lebaran identik dengan sejumlah hidangan lezat seperti rendang, ketupat dengan opor ayam, semur daging, dan lainnya. Di balik kenikmatan tersebut, tidak sedikit masyarakat yang mengalami gangguan asam lambung atau yang biasa disebut gerd (gastroesophageal reflux disease).
Provider Credentialing & Claim Cashless Medical Advisor Allianz Life Indonesia Maya Wardhani mengungkapkan, keluhan seputar perut terasa tidak nyaman, dada terasa panas, hingga mual sering dialami setelah Lebaran. Hal ini terjadi karena perubahan drastis pola makan usai menjalani puasa Ramadan.
“Selama berpuasa, kebiasaan makan cenderung teratur, baik dari segi waktu dan jumlah makan. Namun saat dan setelah Idulfitri, pola dan menu makan cenderung berantakan,” ujarnya, dalam keterangan pers, Selasa (8/4/2025).
Baca Juga
Ternyata Ini Manfaat Puasa untuk Kesehatan Lambung, Salah Satunya Bantu Sembuhkan GERD
Untuk mengurangi keluhan gerd, Maya membagikan sejumlah tips sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Pertama, mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan air tinggi dan serat, diantaranya pisang, lidah buaya, dan oatmeal,
Kemudian, mengkonsumsi air putih hangat. Sebab, air putih hangat berfungsi mengencerkan asam lambung yang dibutuhkan tubuh untuk memecah dan menyerap nutrisi dan makanan, meredakan gejalan nyeri, kembung, dan melancarkan pencernaan.
“Lalu, makanlah dengan porsi kecil. Menjaga konsumsi makanan yang seimbang dan tidak berlebihan dapat mengurangi peningkatan asam lambung,” kata Maya.
Keempat, lanjut dia, hindari makanan dan minuman yang dapat memicu produksi asam lambung dan memperburuk gerd, seperti makanan yang berlemak, asam, dan pedas, serta minuman bersoda, kopi, cokelat dan minuman yang mengandung mint.
“Selanjutnya, hindari berbaring setelah makan dan konsumsi Antasida. Antasida adalah salah satu obat over the counter yang dapat digunakan untuk menetralkan asam lambung dan mengurangi rasa tak nyaman pada perut,” ucap Maya.
Baca Juga
Menurutnya, gangguan gerd bisa dikelola dengan perubahan pola yang sehat. Namun, bila gejala terus berlanjut hingga menimbulkan nyeri dada atau sesak nafas, masyarakat dianjurkan segera konsultasi dengan dokter, baik secara langsung maupun melalui layanan telekonsultasi yang tersedia 24 jam.
“Beberapa tips di atas diharapkan dapat membantu masyarakat untuk segera pulih dan kembali sehat secara mudah dan cepat. Dengan beberapa tips sederhana tersebut, Allianz Indonesia memiliki kepedulian dan mendukung masyarakat untuk dapat terus beraktivitas,” kata Maya.

