Hukuman Judi Ilegal Dimulai, Sandro Tonali Bakal Absen Hingga Euro 2024 Selesai
JAKARTA, investortrust.id – Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC) mulai memberlakukan hukuman larangan bertanding 10 bulan kepada Sandro Tonali. Dimulai Jumat (27/10/2023), musim pemain Newcsatle United itu dipastikan berakhir. Bahkan, jika Italia lolos ke Euro 2024, dia akan duduk manis di depan layar kaca.
Setelah menjalani penyelidikan dan pemeriksaan selama beberapa pekan, FIGC akhirnya mengambil keputusan final terkait skandal judi ilegal yang melibatkan Sandro Tonali dkk.
FIGC memutuskan melarang Sandro Tonali bermain sepak bola di semua level selama 10 bulan, dan berlaku sehari sejak diputuskan. Berhubung pengumuman FIGC dilakukan pada Kamis (26/10/2023), maka hukuman itu resmi berlangsung sejak Jumat (27/10/2023).
Baca Juga
Jujur Mengakui Terlibat Judi Ilegal, Sandro Tonali Dapat Dukungan Newcastle United
Larangan tersebut juga mencakup masa percobaan. Artinya, mantan pemain AC Milan bisa menjalani larangan hingga 48 bulan jika terbukti kembali berjudi secara ilegal.
Selain menerima denda 20.000 Euro (Rp 336 juta), Sandro Tonali juga harus menghadiri sesi terapi untuk membantu mengobati kecanduannya. Dia juga harus tampil setidaknya 16 kali di depan umum dalam beberapa bulan mendatang untuk memperingatkan orang lain agar tidak terjerumus ke dalam kecanduan judi.
Skorsing itu berarti Sandro Tonali tidak akan bisa bermain untuk Newcastle United selama sisa musim 2023/2024. Dia juga akan absen dari skuad Italia asuhan Luciano Spalletti untuk Euro 2024. Dia baru bebas pada Agustus 2024.
Baca Juga
Tak Terima Disalahkan, Nicolo Fagioli Sebut Judi Bola di Platform Ilegal karena Sandro Tonali

