Hukuman Lama Belum Selesai, Sandro Tonali Kembali Didakwa 50 Kasus Judi Ilegal
LONDON, investortrust.id – Pemain Newcastle United yang sedang menjalani skorsing judi ilegal, Sandro Tonali, didakwa FA atas kasus yang sama. Gelandang Italia itu dianggap melanggar peraturan taruhan sebanyak 50 kali pada sejumlah pertandingan tahun lalu.
Akhir tahun lalu, Sandro Tonali menjadi pembicaraan secara internasional akibat ulah tidak terpujinya. Pada 27 Oktober 2023, dia dihukum Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC) karena melakukan pelanggaran aturan judi.
Kini, ketika hukuman sedang dijalani di Italia, FA menemukan fakta serupa di Inggris. FA menyebut Sandro Tonali telah melanggar peraturan FA E8 sebanyak 50 kali dengan memasang taruhan pada pertandingan sepak bola dalam rentan waktu antara 12 Agustus 2023 hingga 12 Oktober 2023.
Baca Juga
Hanya Dapat 7 Poin dari 9 Pertandingan, Wojciech Szczesny Minta Juventus Bangkit
“Newcastle United mengakui adanya tuduhan pelanggaran yang diterima Sandro Tonali sehubungan dengan dugaan pelanggaran Peraturan Taruhan FA. Sandro Tonali terus sepenuhnya mematuhi penyelidikan yang relevan dan dia mendapatkan dukungan penuh dari klub,” bunyi pernyataan resmi FA di situsnya.
“Karena proses yang sedang berlangsung ini, Sandro Tonali dan Newcastle United tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut untuk saat ini,” lanjut pernyataan itu.
Jika dinyatakan bersalah, Sandro Tonali terancam hukuman lebih besar. Saat ini, larangan dari FIGC berlaku hingga 27 Agustus 2024. Dengan larangan tersebut, Sandro Tonali tidak memenuhi syarat untuk bermain di Euro 2024.
Baca Juga
Liga Premier Sisa 9 Pertandingan, Mikel Arteta Masih Punya Harapan

