First Care Tekankan Pentingnya Menjaga Organ Reproduksi Perempuan
JAKARTA, investortrust.id - Risiko gangguan kesehatan terkait organ reproduksi dapat menyerang setiap perempuan. Sebagian besar perempuan pernah mengalami keputihan, gatal, kemerahan, nyeri pada area kewanitaan, atau bahkan infeksi. Kondisi ini perlu diwaspadai karena masalah kesehatan perempuan tidak bergejala sehingga sering terlambat ditangani.
Oleh karena itu, upaya preventif dalam menjaga kesehatan reproduksi penting dilakukan berkala agar bila ada penyakit akan lebih mudah ditangani dan tidak melibatkan prosedur yang lebih invasif dan intensif, bahkan berpotensi berdampak terhadap finansial.
Terkait hal ini, First Care sebagai klinik perempuan dan anak mengajak setiap perempuan di Indonesia untuk semakin memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan organ intim mereka bersamaan dengan diresmikannya Klinik First Care sebagai destinasi kesehatan layanan obgyn dan pediatrik.
Baca Juga
First Care Gelar Grand Opening Klinik Pertama di Jakarta Selatan
Dokter Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan Klinik First Care, Fitriyadi Kusuma mengatakan, kunci utama dalam menjaga kesehatan organ reproduksi adalah pola hidup sehat dan jangan bertindak sendiri ketika merasakan gejala, jika ada keluhan yang mengganggu pada organ intim kewanitaan segera konsultasikan pada dokter dan ahlinya.
“Pemeriksaan dini untuk mencegah risiko kesehatan reproduksi yang lebih berat adalah langkah penting yang tidak hanya hemat biaya, tetapi juga dapat menghindari pengobatan dan pemulihan kesehatan yang berkepanjangan,” ujar Fitriyadi dalam Talkshow Grand Launching First Care Clinic di First Care Clinic, Jl. Panglima Polim III No.5, Jakarta Selatan, Senin (4/3/2024).
Fitriyadi yang juga Founder First Care menjelaskan, risiko kesehatan pada organ intim perempuan dapat berpengaruh pada infertilitas menyangkut fungsi reproduksi dan berdampak terhadap sulit hamil. Sehingga merawat organ reproduksi wanita dapat menjadi salah satu cara untuk melindungi diri, pasangan, serta bayi dalam kandungan, dari berbagai penyakit yang berbahaya.
Baca Juga
Jangkau Ribuan Santri, Lifebuoy dan Ponpes UIN Madani Alauddin Beri Edukasi Kesehatan
“Sikap abai terhadap organ reproduksi akan berdampak terhadap fase kehamilan dan persalinan mereka nantinya. Dengan menjaga kesehatan reproduksi dengan baik, setiap perempuan dapat meningkatkan angka harapan hidup di Indonesia serta membantu Indonesia untuk menekan angka kematian ibu dan kematian bayi. Hal ini lah yang membuat kami mendorong setiap perempuan sadar reproduksi sehat di masa usia produktif,” jelasnya.

