Dipermalukan FC Copenhagen, Erik ten Hag Salahkan Kartu Merah Marcus Rashford
JAKARTA, investortrust.id – Pelatih Manchester United Erik ten Hag menyatakan kartu merah Marcus Rashford di babak pertama menjadi kambing hitam kekalahan memalukan dari FC Copenhagen di Liga Champions.
Manchester United harus menanggung malu saat menjalani pertandingan lanjutan Liga Champions di Parken Stadium, Kamis (09/11/2023) dini hari WIB. Setan Merah menyerah 3-4 setelah sempat memimpin 2-0 di awal babak pertama.
Menurut Erik ten Hag, kartu merah Marcus Rashford mengubah segalanya. “Dua gol tidak boleh dihitung. Yang pertama offside dan yang kedua, apa yang bisa anda lakukan untuk itu? Saya telah melihat banyak hal positif dari pertandingan itu. Tapi, pada akhirnya kami kehilangan fokus,” ujar Erik ten Hag kepada TNT Sports.
Baca Juga
Cetak 2 Gol Lawan Galatasaray, Harry Kane Puas dengan Performa Bayern Muenchen
“Apakah anda punya waktu satu jam (bermain 10 orang)? Saya pikir pertama-tama kami bermain sangat bagus hingga kartu merah. Kartu merah mengubah segalanya. Kemudian menjadi pertandingan yang berbeda. Kami kebobolan dua gol yang seharusnya tidak dihitung. Ini mengecewakan,” ungkap pelatih asal Belanda.
“Tidak hanya malam ini. Kami harus menghadapi banyak keputusan yang merugikan kami di pertandingan lain. Begitulah yang terjadi. Tapi, musim ini masih panjang. Pada satu titik, hal itu akan menguntungkan kami,” lanjut Erik ten Hag.
Apakah pelanggaran Marcus Rashford layak dapat kartu merah? “Itu keputusan yang keras. Dia mengincar bola. Peninjauan selesai, lalu dia naik ke layer (VAR). Saya pikir wasit tidak yakin,” ucap Erik ten Hag.
“Saya melihat banyak hal positif. Tapi, pada akhirnya kami kehilangan fokus. Sulit jika anda bermain terlalu lama dengan 10 pemain. Itu adalah 20 menit terbaik yang saya lihat dari sisi saya. Juga dengan 10 menit kami masih mengendalikan permainan. Ini sangat mengecewakan. Kami berjuang sangat keras, bermain sangat bagus,” pungkas Erik ten Hag.
Baca Juga
Meski 1-0, Lautaro Martinez Tegaskan Inter Milan Layak Menang Lawan Salzburg

