Mengapa Marcus Rashford Tak Dihukum Seperti Jadon Sancho? Erik ten Hag Beri Penjelasan
MANCHESTER, investortrust.id – Erik ten Hag menjawab perbedaan perlakuan antara Marcus Rashford dengan Jadon Sancho terkait masalah disiplin di Manchester United.
Jadon Sancho dan Marcus Rashford sama-sama berulah di Manchester United. Tapi, keduanya mendapat perlakuan berbeda. Marcus Rashford Kembali masuk skuad yang akan bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers, Jumat (02/02/2024) dini hari WIB. Padahal, dia ketahuan dugem.
Kasus Marcus Rashford diselesaikan secara internal. Ada kabar bahwa sang penyerang kena hukuman potong gaji. Erik ten Hag menutup rapat-rapat masalah ini,dengan menyatakan kasus sudah selesai dan tak ada yang perlu diungkap ke publik.
Baca Juga
Al Ittihad Tolak Tawaran Klub Eropa, Karim Benzema Dipastikan Bertahan
Sebaliknya, ketika Jadon Sancho melakukan kesalahan, statusnya dibekukan. Dia diasingkan hanya karena membantah pernyataan Erik ten Hag di depan media. Bahkan, pada jendela transfer musim dingin 2024, dia dipinjamkan ke Borussia Dortmund.
Atas perlakuan berbeda ini, Erik ten Hag memberikan penjelasan. Dia mengatakan semuanya disebabkan perbedaan kedua pemain dalam bersikap. Marcus Rashford memilih diam dan tidak banyak berkomentar. Sedangkan Jadon Sancho bicara ke media dan menimbulkan kegaduhan baru.
“Semuanya bisa diselesaikan secara internal. Tapi, Jadon Sancho memilih buka-bukaan ke publik. Pertama-tama, para pemain di level setinggi ini harus bisa menjaga diri sendiri, inilah yang bisa dituntut dari seorang pemain,” kata Erik ten Hag, dilansir ESPN.
“Pemain harus bisa membedakan mana yang baik dan buruk. Ketika anda ingin bermain di level tinggi, maka anda juga dituntut memiliki gaya hidup tertentu. Selalu begitu. Ayolah, kita berbicara tentang pemain di level top. Saya tak perlu mengajari mereka. Kalau sudah bermain untuk Manchester United, mereka sudah harus tahu,” pungkas Erik ten Hag.
Baca Juga
Respons Mundurnya Juergen Klopp, Diego Simeone Bilang Begini

