Tantang Pandangan Tradisional Wanita Asia, Michelle Yeoh Menangi WEF Crystal Awards
DAVOS, investortrust.id – World Economy Forum (WEF) mengapresiasi seniman-seniman luar biasa yang berkontribusi abadi kepada khalayak ramai dalam pertemuan tahun 2024 di Davos, Swiss. WEF menetapkan tiga pemenang Crystal Awards ke-30, yakni Duta Besar untuk United Nations Development Program (UNDP), advokat konservasi satwa liar, perlindungan lingkungan, dan pemenang Oscar 2023 Michelle Yeoh; arsitek terkenal dunia dan penerima Hadiah Pritzker 2022 Diébédo Francis Kéré; serta pemenang Grammy Awards, gitaris, komposer, dan humanitarian Nile Rodgers.
Seperti dilansir weforum.org, para pemenang Crystal Awards ke-30 diumumkan pada sesi pembukaan Pertemuan Tahunan WEF 2024 di Davos, Swiss, pada Senin (15/01/2024) malam. Crystal Awards diberikan setiap tahun oleh Chairperson dan Co-Founder WEF Hilde Schwab. “Para pemimpin budaya yang menerima Crystal Awards 2024 dipilih karena kemampuan untuk menghubungkan kita satu sama lain, membantu kita merenungkan kondisi manusia, dan memberikan visi dunia yang dapat menembus batasan pemikiran jangka pendek atau panjang,” kata Schwab.
Michelle Yeoh
Melansir dari weforum.org, Yeoh telah membangun karier ikonik selama 4 dekade lebih, yang menjadikannya salah satu aktris Asia paling terkenal di Hollywood. Pada tahun 2023, dia membuat sejarah menjadi aktris pertama keturunan Asia yang memenangkan Academy Award untuk Aktris Terbaik.
Dia telah membintangi lebih dari 60 film, termasuk James Bond Tomorrow Never Dies; Crouching Tiger, Hidden Dragon yang memenangkan Oscar; Memoirs of a Geisha; Sunshine; The Lady; Crazy Rich Asians; Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings; dan serial TV waralaba fiksi ilmiah Star Trek: Discovery. Melalui karyanya, dia menantang pandangan tradisional tentang wanita Asia, dengan menciptakan peran wanita yang kuat.
“Identitas sejati kita sebagai manusia tidak terletak pada perbedaan kita, tetapi pada kemampuan kolektif kita untuk merangkul dan menyertakan setiap individu, tanpa memandang latar belakang atau keyakinan mereka. Melalui penerimaan dan persatuan, kita mengungkapkan inti kemanusiaan bersama,” tegas Yeoh.
Baca Juga
Pada tahun 2016, ia ditunjuk sebagai duta besar UNDP untuk tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Yeoh berkomitmen meningkatkan kesadaran dan memobilisasi dukungan untuk SDGs, mode berkelanjutan, dan kesiapsiagaan bencana. Selain itu, dia pendukung kuat keselamatan jalan dan baru-baru ini berpartisipasi dalam kampanye PBB #StreetsForLife dengan JCDecaux, untuk meningkatkan kesadaran dalam menanggapi krisis keselamatan jalan global.
Yeoh mengunjungi Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding di China, untuk membantu meluncurkan kampanye Pandas for the Global Goals. Ia bekerja sama dengan National Geographic untuk memproduksi dokumenter, Among the Great Apes with Michelle Yeoh, sambil menekankan pentingnya konsumerisme yang bertanggung jawab dan praktik bisnis etis. Penunjukannya sebagai anggota Komite Olimpiade Internasional pada Oktober 2023 memberinya kekuatan untuk mempromosikan pemahaman global dan kebaikan melalui olahraga.
Diébédo Francis Kéré
Kéré menerima Crystal Awards 2024 untuk kepemimpinan dan teladan yang diberikan kepada masyarakat Gando. Ia membantu sarana-sarana untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan ekologi, melalui proyek-proyek yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.
“Terlepas dari kekayaan, kita harus sadar akan dampak lingkungan kita. Kita harus berusaha untuk membawa kenyamanan dan masa depan yang berkelanjutan bagi semua,” tandas Kéré.
Baca Juga
Kéré adalah penduduk asli Burkina Faso dan belajar di Universitas Teknik Berlin. Sejalan dengan studinya, ia mendirikan Yayasan Kéré untuk mendukung pengembangan desa kelahirannya. Pada tahun 2005, ia membuka kantor arsitektur Kéré Architecture. Praktik arsitekturnya telah menerima pengakuan nasional dan internasional, termasuk Hadiah Pritzker (2022), Praemium Imperiale (2023), dan Hadiah Aga Khan untuk Arsitektur (2004), yang diberikan untuk bangunan pertamanya, yaitu Sekolah Dasar Gando di Burkina Faso.
Kéré mengembangkan strategi konstruksi inovatif yang menggabungkan teknik dan bahan bangunan tradisional dengan metode modern. Penggunaannya atas bahan lokal, pengetahuan lokal, dan teknologi lokal menciptakan solusi desain yang holistik dan berkelanjutan.
Saat ini, ia sedang mengerjakan Majelis Nasional Benin, Goethe-Institut Senegal di Dakar, dan mausoleum untuk tokoh revolusioner Burkina Faso, Thomas Sankara, di Ouagadougou. Dia juga pernah menjadi profesor di Harvard Graduate School of Design dan Swiss Accademia di Architettura di Mendrisio. Sejak 2017, dia menjadi profesor di Technical University of Munich (TUM) dan Yale University (2019).
“Saya telah menyaksikan kekuatan arsitektur sebagai alat untuk transformasi sosial. Ini mulai dari meletakkan batu bata untuk gedung sekolah di Gando, hingga merancang parlemen nasional baru untuk Benin,” ujar Kéré.
Nile Rodgers
Nile Gregory Rodgers Jr atau Nile Rodgers menerima Crystal Awards 2024 untuk upayanya yang luar biasa dalam membuat dunia menjadi tempat yang lebih damai, setara, dan inklusif melalui musik, komitmen dalam melawan rasisme sistemik, ketidaksetaraan, dan ketidakadilan. Ia memperjuangkan suara pemuda inovatif ke meja pengambilan keputusan.
“Orang tua saya membesarkan saya untuk peduli pada orang lain, meski kami sendiri miskin secara finansial. Ketika musik memberi saya kesempatan untuk mencapai hati di seluruh dunia, saya menyadari bahwa saya telah diberi hadiah yang tak ternilai. Ketika saya memberikan hadiah itu kepada orang lain, saya mendapatkan lebih banyak daripada orang terkaya di dunia,” ucap Rodgers.
Rodgers adalah anggota Rock & Roll Hall of Fame dan Songwriters Hall of Fame, pemenang Penghargaan Seumur Hidup Grammy, Apple Music Producer-in-Residence, Ketua Songwriters Hall of Fame, dan Co-Founder Hipgnosis Songs. Dengan keterampilannya, Rodgers memimpin bahasa musik dengan hits seperti "LeFreak" dan memicu hip-hop dengan "Good Times" dan "Rapper's Delight". Karyanya di The CHIC Organization - termasuk Sister Sledge ("We Are Family"), Diana Ross ("I'm Coming Out"), David Bowie ("Let's Dance"), dan Madonna ("Like a Virgin") - telah menghasilkan penjualan album lebih dari 500 juta. Sementara kolaborasi pemenang Grammy-nya dengan Daft Punk ("Random Access Memories") dan Beyoncé ("Renaissance") berada di garda depan hits kontemporer.
Aktivisme Rodgers dimulai sebagai ‘Black Panther’ remaja di New York. Dia berpartisipasi dalam Live Aid pada tahun 1985 dan Konser untuk Ukraina pada tahun 2023. Setelah tragedi 9/11, dia menjadi salah satu pendiri We Are Family Foundation, mempromosikan keragaman budaya sambil memberdayakan kaum muda untuk mengubah dunia.
