Performa Manchester United Buruk, Erik ten Hag Salahkan Aturan Financial Fair Play
MANCHESTER, investortrust.id – Akar permasalahan penampilan dan hasil buruk Manchester United di Liga Premier musim ini mulai terungkap. Pelatih Setan Merah Erik ten Hag menyebut salah satunya karena regulasi Financial Fair Play (FPP) yang sangat menyulitkan.
Musim ini, Manchester United terpuruk di kompetisi Inggris. Mereka terlempar jauh dari kompetisi Eropa. Bahkan, hanya untuk Liga Konferensi Eropa sulit sekali.
Manchester United mencoba memperbaikinya melalui jendela transfer musim dingin 2024. Bahkan, sebelum bursa transfer dibuka, Setan Merah dikaitkan dengan banyak pemain. Erik ten Hag dilaporkan ingin mendatangkan beberapa pemain yang bisa memperkuat timnya.
Baca Juga
Pelatih PSG Luis Enrique Respons Masa Depan Kylian Mbappe yang Tidak Jelas
Sayang, pada kenyataannya Manchester United gagal mendatangkan satupun pemain baru ke Old Trafford saat transfer window Januari 2024 ditutup pada 31 Januari. Mereka justru lebih banyak melepaskan para pemainnya ke klub lain.
“Sudah bukan rahasia lagi bahwa kami ingin merekrut striker baru. Dengan cedera yang diderita Anthony Martial, kami membutuhkan tambahan tenaga di sektor itu,” ujar Erik ten Hag, dilansir BBC Sport.
Erik ten Hag mengakui bahwa neraca keuangan Manchester United saat ini sedang kurang serimbang. Dan, dengan regulasi FFP yang ketat dari UEFA maupun Liga Premier, Erik ten Hag mengaku mengalami kesulitan bergerak.
“Kami tidak bisa mendatangkan striker baru karena kami harus mematuhi aturan FFP yang ada,” beber pelatih berkebangsaan Belanda.
“Agar kami bisa mendatangkan striker baru, kami harus menjual beberapa pemain. Kami harus menjual beberapa pemain kami yang bagus untuk mendatangkan pemain baru. Itulah yang menyulitkan kami untuk memperbaiki performa tim,” pungkas Erik ten Hag.
Baca Juga
Lolos ke Semifinal Piala Asia dan Jumpa Korea Selatan, Yordania Tidak Takut

