Akibat Protes Wasit Berlebihan, Manchester City Terancam Hukuman FA
LONDON, investortrust.id – Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) memutuskan mendakwa Manchester City setelah melakukan protes berlebihan kepada wasit Simon Hooper dalam pertandingan melawan Tottenham Hotspur, akhir pekan lalu.
Kejadian itu berawal dari pelanggaran terhadap Erling Haaland di tengah lapangan saat Manchester City hendak melancarkan serangan balik. Striker Norwegia terjatuh. Tapi, segera bangun untuk melepaskan umpan terobosan kepada Jack Grealish.
Simon Hooper awalnya mendiamkan kejadian itu dan menganggap advantage untuk Manchester City. Tapi, dalam hitungan detik dia langsung meniup peluit tanda pelanggaran. Akibatnya, para personel Manchester City langsung mengepung Simon Hooper.
Skor imbang 3-3 membuat Manchester City turun ke posisi ketiga klasemen sementara dengan 30 poin. Mereka disalip Liverpool yang naik ke posisi kedua dengan 31 poin seusai mengalahkan Fulham 4-3. Sementara Arsenal berada di puncak dengan 33 poin.
Baca Juga
Kebobolan 16 Gol dalam 14 Pertandingan, Ada Apa dengan Bek Manchester City?
Atas insiden itu, FA mendakwa Manchester City dengan hukuman yang cukup berat. Mereka diberikan waktu tiga hari untuk memberi pembelaan diri.
“Manchester City didakwa melanggar Peraturan FA pasal E20.1 setelah pemain mereka mengepung ofisial pertandingan saat menghadapi Tottenham Hotspur di Liga Premier, Minggu 3 Desember 2023. Diduga pada menit ke-94, klub gagal memastikan para pemain tidak berperilaku baik,” bunyi pernyataan FA.
Berkaca pada pelanggaran serupa yang dilakukan pada Februari 2023 saat melawan Arsenal, besar kemungkinan mereka akan didenda.
Baca Juga
Peluang Manchester City Digagalkan Wasit, Erling Haaland Beri Kritikan Keras

