Dikalahkan Manchester City, Jonny Evans Protes Manchester United Dihukum Penalti
JAKARTA, investortrust.id – Bek Manchester United Jonny Evans mempertanyakan keputusan wasit dan VAR yang memberikan tendangan penalti untuk gol pertama Erling Haaland pada menit ke-26. Dia menyebut, itu bukan penalti karena Rasmus Hojlund tidak melakukan hal yang dituduhkan VAR.
Manchester United menghadapi Manchester City di Old Trafford dalam pertandingan sarat gengsi bertajuk Derby Manchester, Minggu (29/10/2023) malam WIB. The Citizens menang 3-0 melalui dua gol Erling Haaland dan sebuah gol Phil Foden.
Salah satu gol Manchester City ke gawang Manchester United tercipta lewat penalti. Insiden pada babak pertama itu dinilai wasit dan VAR sebagai pelanggaran Rasmus Hojlund kepada Rodri. Itu terjadi dalam situasi tendangan bebas. Rodri jatuh di kotak penalti Setan Merah saat dikawal Rasmus Hojlund.
Awalnya, Paul Tierney selaku pengadil lapangan tidak menganggap ada pelanggaran dalam kejadian itu. Tapi, VAR kemudian melakukan intervensi. Setelah melihat rekaman video, wasit memutuskan penalti.
Baca Juga
Bebaskan Ayah Luis Diaz, Militer dan Polisi Kolombia Lakukan Pencarian Besar-besaran
Keputusan Paul Tierney yang mengubah penilaiannya setelah berkonsultasi dengan VAR mendapatkan kecaman Jonny Evans. Dia menyebut apa yang dilakukan Rasmus Hojlund bukan pelanggaran.
“Saya rasa Rasmus tidak dalam posisi pelanggaran. Dia tidak memegang kausnya. Dia hanya memakai satu tangannya. Itu sering dilakukan bek. Jadi, ini cukup mengecewakan dari keputusan VAR. Mereka melakukan kesalahan yang jelas,” ujar Jonny Evans dilansir situs resmi Manchester United.
“Seperti yang saya bilang, wasit ada di posisi sulit dan dia hampir memberikan keputusannya,” tambah Jonny Evans dengan nada kesal.
Baca Juga
Sempat Kolaps di Lapangan, Pemain NEC Nijmegen Bas Dost Dinyatakan Baik-baik Saja

