Pep Guardiola Mengaku Manchester City Belajar Banyak dari Liga Champions
JAKARTA, investortrust.id – Performa buruk Manchester City di babak pertama saat melawan RB Leipzig membuat Pep Guardiola merasa kesal. Meski akhirnya meraih kemenangan comeback 3-2, sang pelatih menekankan pentingnya belajar dari kesalahan dalam pertandingan tersebut.
Man City berhasil meraih tiga poin setelah menundukkan RB Leipzig pada matchday 5 Grup F Liga Champions 2023/2024. Meski bermain di Etihad Stadium pada Rabu (29/11/2023) dini hari WIB, mereka tertinggal dua gol dari Lois Openda sebelum akhirnya membalikkan keadaan melalui gol-gol Erling Haaland, Phil Foden, dan Julian Alvarez.
Setelah pertandingan, Pep Guardiola menyatakan kegembiraannya karena timnya memastikan kelolosan ke babak 16 besar dengan satu pertandingan tersisa. Tapi, dia juga memberikan peringatan kepada para pemainnya untuk tidak mengulangi kesalahan yang membuat mereka menderita.
“Jika anda berbicara tentang kelolosan, maka ini adalah malam yang luar biasa. 15 (poin) dari 15. Jika Anda berbicara tentang permainan, kami bisa melakukan lebih baik, gol-gol yang ceroboh dari kami,” ujar Pep Guardiola, dilansir TNT Sports.
Baca Juga
Benarkah Alejandro Garnacho Dibenci Lionel Messi? Begini Fakta Sebenarnya
Pelatih asal Spanyol tersebut menyoroti bahwa dalam sepak bola, tim harus mampu memenangkan duel dan bermain dengan solid. Dia merasa bahwa timnya harus belajar dari kesalahan yang terjadi pada pertandingan tersebut agar bisa tampil lebih baik di masa depan.
“Ini sama seperti melawan Chelsea. Kami tampil solid dan sekarang tidak. Kami sudah mendapat dua peringatan. Tapi, itu sama saja di lini depan. Kami memiliki peluang dan kami melewatkannya. Mungkin untuk masa depan, lebih baik menang dengan cara seperti itu, tidak nyaman untuk disadari dan berkaca pada diri sendiri dan kami harus lebih baik,” ungkap Pep Guardiola.
Pep Guardiola mengakui bahwa ini merupakan comeback kedua dalam kariernya dari ketertinggalan dua gol di Liga Champions setelah sebelumnya berhasil melakukannya bersama Bayern Munchen melawan Juventus pada perempat final 2016.
Namun, Pep Guardiola tetap berfokus pada pembelajaran dan perkembangan timnya. Dia menegaskan bahwa meskipun babak pertama tidak memuaskan, mereka akan belajar dari pengalaman tersebut dan berharap bisa tampil lebih baik di pertandingan berikutnya.
“Kami akan belajar, semoga saja. Kami mencetak gol di awal babak kedua dan itu adalah 45 menit yang panjang bagi lawan. Tapi, kami akan berada di sana pada Februari, berada di puncak grup. Kami kembali menunjukkan bahwa kami mampu melakukan comeback. Babak pertama tidak (bagus), bahkan beberapa momen di babak kedua. Ada beberapa momen di mana anda harus lebih baik,” ungkap Pep Guardiola.
Baca Juga
Peluang AC Milan di Liga Champions Semakin Berat, Stefano Pioli Bilang Begini

