Pep Guardiola Cemas Masa Depan Manchester City di Liga Champions 2025/2026
MANCHESTER, investortrust.id – Pelatih Manchester City Pep Guardiola mencemaskan peluang timnya lolos ke Liga Champions 2025/2026. Dia takut The Citizens tidak akan ikut kompetisi Eropa itu untuk pertama kalinya setelah 14 musim berturut-turut tanpa absen.
Manchester City berada di peringkat ketujuh di Liga Premier setelah 17 pertandingan. Mereka tertinggal 4 poin dari Nottingham Forest di peringkat keempat dan tertinggal 1 poin dari Bournemouth yang berada di peringkat kelima.
Dengan Inggris berada di puncak klasemen koefisien Eropa, Manchester City akan mewakili Liga Premier ke Liga Champions jika mampu finish kelima. Jika gagal, mereka akan terbuang dari Liga Champions pertama kalinya dalam 14 musim. Hanya Arsenal (1998-2017) dan Manchester United (1996-2014), yang memiliki rekor lolos lebih lamas.
Baca Juga
Kisah Nankatsu SC, Klubnya Kapten Tsubasa yang Ternyata Ada di Dunia Nyata
“Ketika saya katakan sebelumnya, orang-orang tertawa. Mereka berkata lolos ke Liga Champions bukanlah kesuksesan besar,” ujar Pep Guardiola, dilansir BBC Sport.
“Tapi, saya tahu itu karena hal itu terjadi pada klub-klub di negara ini. Mereka mendominasi selama bertahun-tahun dan setelah bertahun-tahun tidak lolos ke Liga Champions,” tambah Pep Guardiola.
“Satu-satunya tim (Inggris) yang telah berada di Liga Champions selama beberapa tahun terakhir adalah Manchester City. Sekarang, kami dalam risiko (gagal lolos), tentu saja. Tentu saja,” beber Pep Guardiola.
Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Manchester United finish di empat besar Liga Premier dari musim 2005/2006 hingga 2008/2009. Setidaknya tiga dari mereka juga menempati empat posisi teratas selama 15 musim berturut-turut hingga 2012.
Namun, Manchester United telah menghabiskan lima dari 11 musim terakhir di luar Liga Champions. Arsenal menghabiskan enam musim di luar kompetisi sebelum kembali musim lalu. Liverpool absen selama tujuh musim dari 2010, kecuali satu tahun. Sementara Chelsea berada di luar liga top Eropa untuk kedua kalinya berturut-turut.
“Ada banyak pesaing. Bagi setiap klub, ini sangat penting dan jika kami tidak memenangkan pertandingan, kami akan tersingkir. Jika kami tidak lolos, itu karena kami tidak layak, karena kami tidak siap, dan karena kami memiliki banyak masalah dan tidak menyelesaikannya,” pungkas Pep Guardiola.
Baca Juga
Respect! Pemain Timnas Indonesia Ucapkan Selamat Natal ke Suporter Garuda

