Tanpa Sepak Bola, Inilah 35 Cabang Olahraga Indonesia di Asian Games 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Tanpa sepak bola, Indonesia akan mengirim 432 atlet untuk berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. Kontingen Merah Putih akan turun di 35 cabang olahraga sepanjang penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di Asia tersebut pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan menjadi edisi ke-20 pesta olahraga terbesar di Asia. Jepang untuk ketiga kalinya dipercaya menjadi tuan rumah setelah sebelumnya menggelar Asian Games di Tokyo pada 1958 dan Hiroshima pada 1994.
Untuk itu, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) telah menetapkan jumlah atlet dan cabang olahraga yang akan diikuti. Seluruh atlet yang diberangkatkan telah melewati proses seleksi dan persiapan sebelum ditetapkan masuk kontingen.
Baca Juga
Hari Ini, Prabowo Lepas Kontingen Indonesia yang Berlaga di Asian Games 2026
Sebanyak 35 cabang olahraga menjadi kekuatan Indonesia pada Asian Games 2026. Cabang tersebut meliputi panahan, atletik, akuatik, bulu tangkis, bola basket, tinju, kano/kayak, dayung, balap sepeda, esports, berkuda, anggar, golf, senam, hoki, judo, karate, pentatlon modern, padel, sepak takraw, menembak, skateboard, panjat tebing, selancar, squash, taekwondo, tenis meja, tenis, teqball, triatlon, bola voli, angkat besi, gulat, wushu, serta combat sports melalui disiplin mixed martial arts (MMA).
Dalam program Asian Games Aichi-Nagoya 2026, combat sports mencakup jiu-jitsu, kurash, dan MMA. Indonesia memilih berpartisipasi pada disiplin MMA.
Indonesia tidak mengikuti delapan cabang dari total 43 cabang yang dipertandingkan pada Asian Games 2026. Kedelapan cabang tersebut adalah bisbol/sofbol, breaking, kriket, sepak bola, bola tangan, kabaddi, rugbi, dan layar.
Secara keseluruhan, Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan mempertandingkan 469 nomor untuk memperebutkan medali dari 43 cabang olahraga dan 71 disiplin. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan Asian Games Hangzhou 2022 yang mempertandingkan 481 nomor.
Edisi ke-20 Asian Games ini juga menghadirkan sejumlah nomor dan cabang baru. BMX freestyle, MMA, padel, selancar, teqball, dan virtual taekwondo menjadi bagian dari program kompetisi yang memberikan warna baru pada pesta olahraga Asia tersebut. OCA mencatat penambahan padel dan teqball turut membuat program kompetisi berkembang menjadi 43 cabang olahraga.
MMA akan mempertandingkan enam nomor, terdiri atas empat nomor putra dan dua nomor putri. Sementara itu, padel menyediakan dua nomor dan teqball mempertandingkan lima nomor.
Selain 432 atlet, kontingen Indonesia diperkuat 148 pelatih dan ofisial serta 32 personel tim Chef de Mission. Komposisi tersebut ditetapkan melalui evaluasi yang melibatkan tim peninjau Kementerian Pemuda dan Olahraga, Komisi Sport NOC Indonesia, serta asosiasi olahraga nasional.
Dari 35 cabang yang diikuti Indonesia, terdapat tiga cabang yang berangkat menggunakan dana mandiri dari asosiasi masing-masing dan dukungan mitra, yakni tinju, anggar, dan tenis meja. Meski menggunakan skema pendanaan berbeda, ketiga cabang tersebut tetap memperoleh pelayanan dan dukungan yang sama sebagai bagian dari kontingen Indonesia.
Baca Juga
Usung Target Medali Emas, PBSI Umumkan Daftar 20 Pemain Asian Games 2026
