Cek Videonya! Tangis Haru Pablo Garcia, Terpaksa Tinggalkan Real Betis Setelah 15 Tahun
Poin Penting
|
SEVILLA, investortrust.id – Air mata Pablo Garcia menjadi salah satu gambar paling menyayat dari hari terakhir bursa transfer musim panas 2026. Setelah menghabiskan sekitar 15 tahun bersama Real Betis sejak bergabung di usia 5 tahun, pemain berusia 20 tahun itu harus meninggalkan klub masa kecilnya untuk membuka jalan bagi kepulangan Dani Ceballos.
Momen perpisahan tersebut viral, terekam kamera, saat Pablo Garcia meninggalkan Ciudad Deportiva Luis del Soltempat latihan Real Betis, Senin (1/9/2026) waktu setempat.
Pablo Garcia terlihat begitu terpukul dan tak mampu menahan tangis ketika meninggalkan kompleks latihan setelah mengambil barang-barang pribadinya. Dia meninggalkan tempat latihan dengan mobil yang dikemudikan ibunya. Keduanya terlihat emosional dalam perjalanan meninggalkan markas klub yang telah menjadi bagian besar dalam kehidupan sang pemain.
Baca Juga
Jadwal Siaran Langsung Timnas U-20 Indonesia vs Laos di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
Perpisahan itu terjadi setelah Real Betis menyelesaikan transfer Pablo Garcia ke Racing Santander pada hari terakhir bursa. Racing membayar sekitar €5,5 juta (Rp107,8 miliar) untuk 50% hak ekonomi sang pemain, dengan tambahan bonus dalam kesepakatan tersebut.
Yang membuat kepergian Pablo Garcia semakin emosional adalah alasan di balik keputusan tersebut. Real Betis membutuhkan ruang dalam struktur finansial klub untuk memuluskan kembalinya Dani Ceballos dari Real Madrid.
Ceballos akhirnya kembali ke klub yang pernah dibelanya setelah Real Betis dan sang pemain mencapai kesepakatan pada hari terakhir bursa. Kepulangannya menjadi salah satu transfer paling dinanti pendukung Los Verdiblancos, tapi di sisi lain harus dibarengi dengan keputusan pahit melepas salah satu produk terbaik akademi klub.
Pablo Garcia sendiri merupakan produk asli akademi Real Betis. Dia bergabung ketika masih berusia 5 tahun dan melewati hampir seluruh jenjang pembinaan klub sebelum akhirnya menembus tim utama.
Selama berada di akademi, Pablo Garcia bahkan mencatat sebuah pencapaian unik. Dia menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah Real Betis yang pernah mencetak gol di seluruh jenjang kompetisi klub, mulai dari level prasekolah hingga tim utama.
Kariernya di tim utama mulai mendapatkan momentum. Musim lalu, Pablo Garcia mencatat 15 penampilan di La Liga bersama Betis. Sedangkan bersama tim B, dia tampil tajam dengan mencetak tujuh gol dalam sembilan pertandingan.
Pada awal musim 2026/2027, Pablo Garcia juga sempat mencetak gol kemenangan Betis atas Valencia. Namun, situasi berubah drastis menjelang penutupan bursa transfer. Betis membutuhkan manuver finansial untuk mendaftarkan Ceballos. Mereka terpaksa melepas Pablo Garcia secara permanen.
Sebelumnya, Pablo Garcia sempat dikaitkan dengan Hull City dan Olympiacos. Tapi, pada akhirnya Racing Santander menjadi pelabuhan baru sang pemain. Dia menandatangani kontrak hingga 2030 dan akan menjadi bagian dari proyek ambisius klub tersebut.
Setelah meninggalkan Betis, Pablo Garcia tidak menyembunyikan bahwa keputusan tersebut terasa berat. Kepada awak media di Bandara San Pablo, Sevilla, dia mengakui situasinya tidak berjalan seperti yang diharapkan. “Ada banyak hal yang tidak bergantung pada saya,” ujar Pablo Garcia, dilansir Marca.
“Sudah waktunya kami fokus pada apa yang harus dilakukan. Ini sangat berat bagi semua orang, tetapi sudah selesai. Kami harus mengangkat kepala dan terus melangkah. Ini berat, tetapi saya yakin kita akan bertemu lagi,” tutup Pablo Garcia.
Baca Juga
Ikuti Jejak Karier Sang Ayah di Italia, Robinho Jr Gabung Genoa
