Premier League Jebol Rekor Lagi, Belanja Transfer Tembus Rp81,75 Triliun
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Klub-klub Premier League kembali menggila di bursa transfer. Total belanja musim panas 2026 mencapai sekitar £3,410 miliar (Rp81,75 triliun), sekaligus mencetak rekor baru untuk kedua kalinya secara beruntun.
Rekor tersebut tercipta setelah rangkaian transfer besar terjadi hingga hari terakhir bursa pada 1 September 2026. Kepindahan Enzo Fernandez dari Chelsea ke Manchester City dengan nilai £125 juta (sekitar Rp3 triliun) menjadi salah satu transaksi terakhir yang mengerek total pengeluaran Premier League ke level tertinggi sepanjang sejarah.
Data terbaru yang dikutip BBC Sport dari Paul Macdonald, pendiri FootballTransfers.com, menunjukkan belanja Premier League musim panas ini melampaui rekor sebelumnya sebesar £3,14 miliar (sekitar Rp75,28 triliun) yang tercipta pada musim panas 2025.
Baca Juga
Bradley Barcola Ungkap Alasan Tinggalkan PSG untuk Gabung Liverpool
Artinya, klub-klub kasta tertinggi Inggris kembali membuktikan kekuatan finansial mereka di pasar transfer. Bahkan, total pengeluaran musim panas 2026 tercatat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan lima tahun lalu yang berada di kisaran £1,13 miliar.
Enzo Fernandez Jadi Pemicu di Hari Terakhir
Transfer Fernandez menjadi salah satu transaksi paling mencolok dalam pesta belanja Premier League musim panas ini. Manchester City membayar £125 juta (Rp3 triliun) untuk memboyong gelandang Argentina tersebut dari Chelsea.
Nilai itu menyamai rekor transfer Inggris dan membuat Fernandez mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang dua kali berpindah klub dengan nilai transfer di atas £100 juta. Sebelumnya, Chelsea membeli Fernandez dari Benfica pada Januari 2023 dengan nilai £106,8 juta (sekitar Rp2,56 triliun).
Bagi Manchester City, transfer tersebut juga menjadi bagian dari belanja besar untuk membangun kembali skuad. Sebelum Fernandez, Man City telah mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan nilai hingga £116 juta (sekitar Rp2,78 triliun).
Secara keseluruhan, Manchester City menghabiskan sekitar £450 juta (Rp10,79 triliun) untuk pemain baru pada musim panas ini, berdasarkan laporan Reuters.
Lima Transfer di Atas £100 Juta (Rp2,3 Triliun)
Besarnya rekor belanja Premier League tidak terlepas dari maraknya transaksi dengan nilai fantastis. Sejumlah pemain bahkan berpindah klub dengan harga lebih dari £100 juta (Rp2,3 triliun).
Morgan Rogers menjadi salah satunya setelah Chelsea mengeluarkan £117 juta (Rp2,80 triliun) untuk memboyongnya dari Aston Villa. Manchester City kemudian mengeluarkan £116 juta (Rp2,78 triliun) untuk mendapatkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Premier League mencatat kesepakatan tersebut sebagai salah satu transfer domestik terbesar pada musim panas 2026.
Liverpool juga ikut dalam pesta belanja besar dengan mendatangkan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain (PSG). Nilai awal transfer mencapai £106 juta (Rp2,54 triliun) dan dapat meningkat hingga £123 juta (Rp2,95 triliun) berdasarkan sejumlah klausul dalam kesepakatan.
Sementara Tottenham Hotspur memperkuat lini tengah dengan mendatangkan Sandro Tonali dari Newcastle United. Transfer tersebut dilaporkan bernilai hingga sekitar £100 juta (Rp2,40 triliun).
Belanja Premier League Sulit Ditandingi Liga Lain di Eropa
Geliat transfer Premier League semakin menunjukkan jarak finansial kompetisi Inggris dengan liga-liga top Eropa lainnya. Reuters mencatat pengeluaran klub-klub Premier League telah menembus rekor baru, dengan sejumlah transfer bernilai lebih dari £100 juta menjadi pendorong utama.
Fenomena tersebut juga tidak hanya terjadi di klub-klub papan atas. Klub promosi Ipswich Town bahkan dilaporkan mengeluarkan dana lebih besar dibandingkan sejumlah klub elite Eropa seperti Barcelona, AC Milan, dan Juventus pada bursa musim panas ini.
Selain itu, sekitar 38% transfer yang dilakukan klub Premier League pada musim panas ini terjadi antarklub Inggris. Kondisi tersebut menunjukkan betapa kuatnya daya beli klub-klub Premier League, sekaligus membuat pemain yang tampil di kompetisi domestik memiliki nilai pasar yang semakin tinggi.
Bursa transfer musim panas 2026 akhirnya ditutup dengan catatan fantastis. Premier League bukan hanya kembali memecahkan rekor belanja, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kekuatan finansial klub-klub Inggris terus mendominasi pasar transfer sepak bola Eropa.
Dengan £3,410 miliar (Rp81,75 triliun), yang dikeluarkan hanya dalam satu jendela transfer, Premier League kembali menegaskan statusnya sebagai pasar pemain paling agresif di sepak bola Eropa.
Baca Juga
Barcelona Gagal Dapat Julian Alvarez, Gabriel Jesus Diboyong Murah Rp205,7 Miliar
