Barcelona Gagal Dapat Julian Alvarez, Gabriel Jesus Diboyong Murah Rp205,7 Miliar
Poin Penting
|
BARCELONA, investortrust.id – Barcelona akhirnya mendapatkan penyerang baru setelah gagal memboyong Julian Alvarez dari Atletico Madrid. El Barca memilih merekrut Gabriel Jesus dari Arsenal seharga hanya €10 juta (Rp205,7 miliar) dan mengikatnya dengan kontrak hingga 2029.
Kedatangan Gabriel Jesus menjadi solusi Barcelona untuk memperkuat lini depan setelah Atletico Madrid menutup pintu negosiasi terkait Alvarez. Penyerang Argentina itu sebelumnya menjadi incaran utama Barcelona, tetapi Atletico bersikukuh mempertahankan pemainnya.
Barcelona kemudian mengalihkan perhatian kepada Gabriel Jesus. Penyerang Brasil berusia 29 tahun itu dianggap sebagai opsi yang lebih realistis karena Arsenal bersedia melepasnya dan nilai transfernya relatif terjangkau.
Baca Juga
BRI Super League 2026/2027 Segera Bergulir, PSSI Apresiasi Dukungan BRI
Kesepakatan dengan Arsenal akhirnya rampung pada penghujung bursa transfer. Barcelona membayar €10 juta (Rp205,7 miliar) sebagai biaya transfer. Sementara Gabriel Jesus mendapatkan kontrak tiga tahun yang membuatnya bertahan di Camp Nou hingga 2029. Itu angka yang 15 kali lipat dari permintaan Atletico Madrid kepada Barcelona untuk transfer Julian Alvarez.
Dengan transfer tersebut, Jesus menjadi rekrutan ketujuh Barcelona pada musim panas 2026. Dia juga diproyeksikan mengisi kebutuhan tim terhadap penyerang tengah setelah berakhirnya era Robert Lewandowski di lini depan El Barca.
Meski datang sebagai ban serep, Gabriel Jesus justru menegaskan dirinya tidak terganggu jika dianggap sebagai pilihan kedua. Baginya, kesempatan kembali bermain secara reguler jauh lebih penting daripada label yang diberikan kepadanya.
"Itu tak mengganggu buat saya, tidak juga menyinggung saya. Justru yang menyinggung saya itu kalau mereka bilang saya orang jahat. Belum pernah ada yang pernah mengatakan itu ke saya seumur hidup," ujar Gabriel Jesus, dilansir El Mundo Deportivo.
Gabriel Jesus bahkan mengaku lebih terganggu ketika tidak mendapatkan kesempatan bermain sepak bola. Eks Manchester City itu menilai kepindahannya ke Barcelona merupakan kesempatan baru setelah perjalanan karier yang membawanya dari Brasil ke Inggris.
"Tidak bermain sepak bola itu lebih mengganggu saya. Saya pernah punya kesempatan untuk berada di sini di Barcelona. Saya mendapatkannya 10 tahun lalu dan hidup membawa saya ke jalan yang lain, pertama ke Manchester City lalu ke Arsenal," ungkap Gabriel Jesus.
Kebutuhan Barcelona terhadap penyerang baru menjadi salah satu alasan klub bergerak agresif pada akhir bursa transfer. Kehadiran Gabriel Jesus memberikan opsi tambahan bagi Hansi Flick untuk mengisi posisi penyerang tengah.
Barcelona menilai Gabriel Jesus memiliki kualitas di level tertinggi dan mampu memainkan beberapa peran di lini depan. Pengalamannya bersama Manchester City dan Arsenal juga menjadi nilai tambah bagi pemain yang pernah memperkuat Brasil tersebut.
Kepindahan ini sekaligus menjadi kesempatan Gabriel Jesus membuka lembaran baru setelah kariernya di Arsenal tidak lagi berada pada fase terbaik. “Sekarang, saya di sini dan saya selalu ingin memberikan yang terbaik. Saya pekerja keras, dan kerja keras selalu terbayarkan. Ucapan orang-orang di luar sana tidak jadi perhatian saya. Saya punya Tuhan, istri, dan anak-anak," beber Gabriel Jesus.
Baca Juga
Ditebus Manchester City dari Chelsea, Enzo Fernandez Jadi Manusia Rp3 Triliun
