BRI Super League 2026/2027 Segera Bergulir, PSSI Apresiasi Dukungan BRI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengapresiasi dukungan BRI terhadap kompetisi sepak bola Indonesia, yang telah eksis sejak pandemi Covid-19.
BRI Super League 2026/2027 tak sekadar memasuki musim baru. I.League memasang target lebih tinggi dengan membidik posisi 10 besar Asia, seiring penguatan kolaborasi bersama BRI dan Emtek Group untuk meningkatkan kualitas serta eksposur kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia.
Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengatakan perjalanan kerja sama dengan BRI yang memasuki tahun keenam telah memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan kompetisi sepak bola Indonesia.
Baca Juga
Ditebus Manchester City dari Chelsea, Enzo Fernandez Jadi Manusia Rp3 Triliun
Menurut Ferry, konsistensi dukungan tersebut ikut membawa I.League memasuki fase baru, terutama dari sisi bisnis dan posisi kompetisi Indonesia di kawasan Asia Tenggara. “Hari yang sangat bersejarah buat I.League. Tidak terasa tahun keenam dan mungkin ini tahun yang terbaik sepanjang kerja sama. Kami di I.League sudah memasuki era yang terbaik di Asia Tenggara,” ujar Ferry.
Ferry bahkan menyebut kompetisi Indonesia kini berada di posisi teratas di kawasan ASEAN. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dari kolaborasi dan kepercayaan yang dibangun selama bertahun-tahun bersama BRI.
“Hari ini, syukur alhamdulillah, ranking pertama di ASEAN. Secara bisnis, kerja sama yang baik. Kami sangat berbahagia kerja sama dengan BRI, bertumbuh bersama BRI, bentuk kepercayaan yang terjalin selama ini,” kata Ferry.
Memasuki musim baru, I.League kini membidik tantangan yang lebih besar. BRI Super League ditargetkan masuk jajaran 10 besar Asia dalam AFC Club Ranking Competition. Target tersebut menunjukkan ambisi operator kompetisi untuk membawa sepak bola Indonesia tidak hanya kuat secara komersial, tetapi juga semakin kompetitif di level Asia.
Untuk mencapainya, peningkatan kualitas harus dilakukan secara menyeluruh. Klub, pemain, perangkat pertandingan, operator kompetisi, sponsor, hingga media memiliki peran dalam membangun ekosistem sepak bola yang lebih profesional.
Dukungan BRI menjadi salah satu pondasi dalam perjalanan tersebut. Kerja sama antara BRI dan I.League telah berjalan sejak 2021 dan terus berlanjut hingga musim 2026/2027.
Di sisi lain, Emtek Group kembali mengambil peran sebagai official broadcaster. Kemitraan tersebut membuat BRI Super League memiliki saluran distribusi yang luas untuk menjangkau penonton di berbagai daerah.
Direktur Emtek Media Harsiwi Achmad mengatakan Emtek telah menyiapkan ekosistem medianya untuk menyambut kompetisi musim baru. Menurut dia, karakter BRI Super League sangat sesuai dengan platform media yang dimiliki Emtek.
“Betapa besarnya BRI Super League ini memang betul sekali. Kita memang di TV sedang menunggu-nunggu karena ini mulainya itu agak lambat. Biasanya kan Agustus, tapi kita mulai tahun ini pada September. Namun sebenarnya kalau dari sisi environment itu BRI Super League itu mendapat tempat yang sangat pas dengan Emtek Media sebagai official broadcaster,” ujar Harsiwi.
Sementara Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai ambisi meningkatkan level kompetisi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Menurutnya, sepak bola nasional membutuhkan kerja bersama antara PSSI, I.League, klub, pemain, wasit, sponsor, media, dan pemerintah.
“Dan kita ini negara sepak bola. Artinya, kita tidak mungkin membangun sepak bola ini secara sendiri-sendiri. Kita ini stakeholder harus bersatu,” ujar Erick Thohir.
Bagi Erick, peningkatan kualitas BRI Super League juga harus dibarengi dengan pembenahan aspek fundamental kompetisi. Perwasitan menjadi salah satu perhatian karena kualitas pertandingan dan integritas kompetisi merupakan bagian penting dari upaya membangun kepercayaan publik.
Erick juga mengapresiasi konsistensi BRI dalam mendukung sepak bola Indonesia. Dia mengingat kembali keterlibatan BRI ketika kompetisi menghadapi tekanan berat akibat pandemi Covid-19 pada 2021.
“Nah tadi dibilang, 2021 BRI ada saat covid membantu sepak bola Indonesia. Menterinya siapa waktu itu? Artinya, sebelum ada di dunia sepak bola hari ini, kita pemerintah dan juga saya sebagai menteri, kita membantu sepak bola Indonesia jauh sebelum ini. Jadi perlu penjaga gawang enggak BRI? Perlu, ya kan?” kata Erick.
Baca Juga
Begini Reaksi Dunia Merespons Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina
