Begini Reaksi Dunia Merespons Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina
Poin Penting
|
BUENOS AIRES, investortrust.id – Lionel Messi memutuskan pensiun dari Timnas Argentina dan dunia sepak bola langsung bereaksi. Dari Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) Claudio Tapia hingga rekan-rekan satu timnya. Pesan yang muncul nyaris sama, kehilangan La Pulga bukan sekadar kehilangan seorang pemain, tetapi berakhirnya sebuah era.
Messi mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola internasional pada Senin (31/8/2026) waktu Miami. Keputusan tersebut datang setelah dia membawa La Albiceleste menembus final Piala Dunia 2026, sebelum kalah 0-1 dari Spanyol melalui perpanjangan waktu.
Claudio Tapia menjadi salah satu tokoh yang memberikan penghormatan paling emosional. Dia menyebut Messi sebagai sosok yang membuat sesuatu yang sebelumnya tampak mustahil menjadi kenyataan. “Anda sudah menjadi legenda negeri ini, tim nasional kami, dan sepak bola dunia,” kata Tapia, dilansir Reuters.
Baca Juga
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Pesan Perpisahannya Bikin Merinding
Tapia juga menilai Messi telah membuat masyarakat Argentina kembali percaya pada keajaiban sepak bola. Menurutnya, seragam Argentina telah menjadi simbol yang tidak terpisahkan dari Messi dan kecintaan masyarakat terhadap sang kapten akan bertahan selamanya.
Presiden FIFA Gianni Infantino juga turut memberikan penghormatan kepada pemain yang telah menjadi salah satu ikon terbesar sepak bola modern tersebut. Dia menyebut, Messi meninggalkan sepak bola internasional dengan status juara dunia sekaligus salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah olahraga tersebut.
“Terima kasih telah memberikan begitu banyak kebahagiaan kepada jutaan penggemar sepak bola,” ucap Infantino.
Reaksi emosional juga datang dari gelandang Argentina Enzo Fernandez. Bagi pemain Chelsea tersebut, membayangkan pemusatan latihan Argentina tanpa Messi menjadi sesuatu yang sulit. “Hari ini, saya merasa sulit membayangkan pemusatan latihan berikutnya tanpa Anda,” kata Fernandez.
Dia mengaku sudah bertahun-tahun terbiasa melihat Messi berada di lini depan dengan nomor 10 sehingga kehadiran pemain lain di posisi tersebut terasa hampir mustahil dibayangkan. Fernandez juga berterima kasih karena pernah mendapat kesempatan belajar langsung dari Messi.
Ada lagi penyerang Argentina Lautaro Martinez, yang menilai warisan Messi jauh lebih besar daripada sekadar gol, assist, dan trofi. Menurut Lautaro, Messi mengajarkan para pemain muda untuk tidak menyerah, terus bekerja setelah mengalami kegagalan, dan tetap percaya kepada diri sendiri.
“Kami akan sangat merindukanmu, kapten. Kami akan selamanya bersyukur telah bisa menjalani perjalanan ini bersamamu,” kata Lautaro.
Rodrigo de Paul memberikan penghormatan yang lebih personal. Dia menyoroti kecintaan Messi kepada Argentina, perjuangannya menghadapi berbagai kesulitan, serta kepemimpinannya di dalam dan luar lapangan. De Paul juga menyinggung bagaimana Messi selalu membuat pemain dan staf baru merasa diterima di lingkungan tim nasional.
“Saya hanya bisa mengatakan terima kasih. Anda adalah yang terbaik sepanjang masa,” ujar De Paul.
Pemain Argentina yang lebih dulu mundur dari tim nasional seperti Angel di Maria juga mengaku sulit menerima kenyataan bahwa Messi tidak akan lagi mengenakan seragam biru-putih Argentina.
Namun, Di Maria memilih melihat perjalanan tersebut dengan rasa syukur. Dia merasa beruntung hidup di era Messi, bisa menyaksikan kehebatannya, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan hingga sang megabintang memenuhi impian terbesarnya menjadi juara dunia.
“Saya lahir di abad yang tepat untuk bisa menyaksikan Anda bermain, menikmati penampilan Anda, dan terlebih lagi berbagi tahun-tahun itu bersama Anda di tim nasional,” kata Di Maria.
Bagi Argentina, pensiunnya Messi memang terasa seperti berakhirnya sebuah era. Kisah perjalanan Messi luar biasa. Dari pemain muda yang sempat kesulitan memenuhi ekspektasi publik Argentina, mengalami kegagalan di sejumlah final, hingga akhirnya menjadi kapten yang membawa negaranya meraih Piala Dunia 2022.
Messi meninggalkan Argentina sebagai pemegang rekor 207 penampilan dan 125 gol. Dia juga menutup karier internasional dengan dua gelar Copa America, satu Piala Dunia, serta berbagai pencapaian yang menempatkannya sebagai salah satu figur paling menentukan dalam sejarah sepak bola Argentina.
Nomor 10 itu akhirnya pergi dari tim nasional, tetapi pesan dari dunia sepak bola menunjukkan satu hal. Era Messi mungkin berakhir, tetapi warisannya bersama Argentina akan jauh lebih panjang.
Baca Juga
Pamit dari Timnas Argentina, Warisan Sepak Bola Lionel Messi Akan Abadi
