Multi Bintang (MLBI) dan IMI Tingkatkan Keselamatan Berkendara
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI), produsen minuman bagian dari The Heineken Company, menggandeng Ikatan Motor Indonesia (IMI) memperkuat kampanye Auto Sobriety di Indonesia. Program yang menyasar komunitas pengendara kendaraan roda dua dan roda empat di sejumlah wilayah Indonesia ini mendorong masyarakat untuk tidak mengemudi setelah mengonsumsi minuman beralkohol.
“Konsumsi alkohol yang bertanggung jawab dimulai dari pilihan yang dibuat oleh tiap individu. Salah satu yang terpenting adalah memilih untuk tidak mengemudi setelah mengonsumsi minuman beralkohol. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mengajak lebih banyak orang untuk menjadikan keputusan tersebut sebagai kebiasaan,” ujar Presiden Direktur PT Multi Bintang Indonesia Tbk Roland Bala dikutip Selasa (1/9/2026).
Baca Juga
Multi Bintang (MLBI) Lepas Ekspor Radler Perdana ke Australia, Capai 6 Kontainer
Program Auto Sobriety menjadi bagian dari komitmen Multi Bintang Indonesia dalam mendorong responsible consumption atau konsumsi yang bertanggung jawab. Inisiatif tersebut juga menjadi salah satu bagian dari ambisi keberlanjutan Brew a Better World 2030.
Pesan mengenai pemisahan konsumsi alkohol dan aktivitas berkendara mendapat perhatian karena risiko keselamatan di jalan. World Health Organization mencatat 1,19 juta orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas, dengan mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau driving under the influence sebagai salah satu faktor risikonya.
Auto Sobriety dirancang sebagai inisiatif perubahan perilaku dengan pendekatan edukatif dan positif. Program tersebut menggunakan konsep airplane mode pada telepon genggam sebagai gambaran sederhana mengenai kebiasaan yang ingin dibangun. Ketika seseorang mengaktifkan airplane mode saat hendak terbang, Auto Sobriety mendorong masyarakat memiliki “mode otomatis” untuk tidak mengemudi setelah mengonsumsi minuman beralkohol.
Anggota Komisi Sadar Aturan dan Keselamatan Berlalu Lintas IMI Erreza Hardian mengatakan program tersebut tidak berfokus pada pelarangan konsumsi minuman beralkohol, melainkan pada pemisahan aktivitas konsumsi dan berkendara.
“Program ini bukan tentang melarang minuman beralkohol, yang kami dorong adalah kebiasaan untuk memisahkan konsumsi minuman beralkohol dan berkendara. Artinya, ketika seseorang mengonsumsi minuman beralkohol, ia tidak mengemudi,” ucap Erreza.
Menurut dia, semakin banyak masyarakat menerapkan kebiasaan tersebut, semakin besar peluang untuk menciptakan kondisi berkendara yang lebih aman.
Sasar Komunitas Pengendara
Sebagai bagian dari tahap awal, MBI dan IMI menggelar sesi edukasi dalam format talkshow pada 29 Agustus 2026. Kegiatan tersebut membahas konsumsi alkohol yang bertanggung jawab dan keselamatan berkendara. Peserta kegiatan dibatasi bagi individu berusia 21 tahun ke atas.
Selanjutnya, edukasi Auto Sobriety akan dilaksanakan di tiga kota di Indonesia Timur yang telah ditetapkan IMI sebagai wilayah prioritas untuk meningkatkan keselamatan berkendara. Selain kegiatan edukasi, MBI dan IMI juga akan membagikan 500 unit helm di Jakarta dan Bandung. Pembagian tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kebiasaan berkendara yang aman.
Roland mengatakan kolaborasi dengan IMI diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memisahkan konsumsi minuman beralkohol dan aktivitas berkendara.
Baca Juga
Multi Bintang (MLBI) Tetapkan Dividen Interim, Nilainya Segini
“Kami berharap kolaborasi bersama Ikatan Motor Indonesia dapat membantu memperluas kesadaran bahwa konsumsi minuman beralkohol dan berkendara tidak boleh berjalan bersamaan. Perubahan besar sering kali dimulai dari keputusan sederhana, dan kami ingin menjadi bagian dari upaya tersebut bersama dengan IMI dan pihak lainnya,” ujar Roland.
Di Indonesia, MBI telah menjalankan sejumlah inisiatif terkait responsible consumption. Salah satunya melalui penyediaan minuman non-alkohol Bintang 0.0 dan Green Sands. Green Sands juga telah memperoleh sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Selain penyediaan pilihan minuman non-alkohol, perusahaan menjalankan kampanye responsible consumption melalui media sosial. Kampanye tersebut telah menjangkau lebih dari 12.000 audiens.
