Rencana Transfer Cody Gakpo ke Manchester City Terancam Batal di Hari Rerakhir
Poin Penting
|
LIVERPOOL, investortrust.id – Rencana Manchester City merekrut penyerang Liverpool, Cody Gakpo, berada di ambang kegagalan. Meski pembicaraan antara kedua klub sempat berjalan positif dalam beberapa pekan terakhir, peluang kepindahan pemain timnas Belanda itu kini semakin kecil menjelang penutupan bursa transfer, 1 September 2026 waktu setempat.
Manchester City sebelumnya berupaya memboyong Gakpo dengan nilai transfer mencapai £80 juta (Rp1,77 triliun). Liverpool pada awalnya tidak menutup kemungkinan melepas pemain berusia 27 tahun tersebut, asalkan mampu mendapatkan pengganti yang sepadan di lini depan.
Namun situasi berubah setelah Liverpool kesulitan merealisasikan sejumlah target transfer. Klub Merseyside itu sebenarnya telah memperkuat sektor serang dengan mendatangkan penyerang Prancis, Bradley Barcola, dari Paris Saint-Germain dalam kesepakatan senilai hingga £123 juta (Rp2,72 triliun).
Baca Juga
Mikel Arteta Masuk Klub Elite 250 Laga Premier League Bersama Arsenal
Meski demikian, manajemen Liverpool masih menginginkan tambahan satu pemain depan lagi apabila Gakpo benar-benar hengkang. Sejumlah nama sempat masuk radar, termasuk winger Brighton and Hove Albion, Yankuba Minteh, serta pemain Crystal Palace, Ismaila Sarr.
Masalahnya, valuasi kedua pemain tersebut dinilai terlalu tinggi sehingga membuat negosiasi berjalan sulit. Kondisi itu membuat Liverpool mulai mempertimbangkan kembali rencana melepas Gakpo.
Dengan waktu yang semakin mepet menuju penutupan bursa transfer, Liverpool kini diperkirakan akan mempertahankan mantan pemain PSV Eindhoven tersebut kecuali mereka berhasil menghidupkan kembali negosiasi untuk mendatangkan winger baru dalam waktu singkat.
Bagi Manchester City, kegagalan mendapatkan Gakpo tidak akan membuat aktivitas transfer mereka berhenti. Juara Premier League itu telah lebih dahulu mencapai kesepakatan dengan Everton untuk merekrut winger Senegal, Iliman Ndiaye.
Transfer Ndiaye bernilai £65 juta atau sekitar Rp1,44 triliun. Sebelumnya, pemain berusia 26 tahun tersebut santer dikabarkan akan bergabung dengan Tottenham Hotspur. Namun, Manchester City berhasil bergerak lebih cepat dan kini berada di posisi terdepan untuk mengamankan jasanya.
Jika transfer Gakpo benar-benar batal, kehadiran Ndiaye berpotensi menjadi solusi alternatif bagi Manchester City dalam memperkuat lini serang musim depan. Sementara bagi Liverpool, mempertahankan Gakpo akan menjadi langkah penting untuk menjaga kedalaman skuad saat mereka berupaya kembali bersaing di papan atas Liga Inggris dan kompetisi Eropa.
Situasi ini membuat masa depan Gakpo menjadi salah satu cerita paling menarik pada hari-hari terakhir bursa transfer. Hingga saat ini, Liverpool masih memegang kendali penuh atas keputusan akhir, sementara Manchester City harus bersiap mencari opsi lain apabila target utama mereka gagal didapatkan.
Baca Juga
Mikel Arteta Bangga Kerja Keras Arsenal Sukses Kalahkan Aston Villa
