Tanpa Klub Indonesia, ASEAN Kirim 5 Wakil di Liga Champions Asia Elite
Poin Penting
|
HANOI, investortrust.id – Sejarah tercipta di Liga Champions Asia Elite (ACL Elite) 2026/2027. Untuk pertama kalinya ASEAN akan mengirimkan lima wakil di fase utama. Sayang, tidak ada klub Indonesia yang terlibat di kompetisi ini.
Vietnam menjadi negara terbaru yang memastikan wakilnya tampil di ACL Elite. Cong An Ha Noi lolos seusai menyingkirkan salah satu klub mapan dari Australia, Adelaide United, 2-0 dalam pertandingan play-off, Selasa (11/8/2026).
Cong An Ha Noi melengkapi daftar klub ASEAN yang akan tampil di kompetisi elite tersebut. Thailand menjadi negara dengan wakil terbanyak melalui Buriram United, Port FC, dan Ratchaburi FC. Sedangkan Malaysia diwakili Johor Darul Ta'zim (JDT).
Baca Juga
Bayar Rp432,8 Miliar, Chelsea Datangkan Pep Chavarria Dari Rayo Vallecano
Jumlah lima klub tersebut menunjukkan perkembangan signifikan sepak bola klub ASEAN. Dalam dua musim sebelumnya, kawasan Asia Tenggara hanya memiliki Buriram United dan JDT sebagai wakil di kompetisi elite Asia. Buriram dan JDT bahkan mampu mencapai perempat final musim lalu.
Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Jangankan di ACL Elite, keberadaan klub juara BRI Super League di Liga Champions Asia 2 (ACL Two) juga masih abu-abu. Persib Bandung selaku juara musim lalu harus berjuang melalui play-off untuk menembus babak utama ACL Two. Rencananya, Maung Bandung akan menghadapi menghadapi Manila Digger pada 31 Agustus 2026.
Klub Indonesia lainnya, Borneo FC, akan menjalani debut di kompetisi antarklub Asia melalui AFC Challenge League alias kompetisi kasta ketiga di Asia. Tiket tersebut didapat setelah Borneo mengakhiri Super League 2025/2026 sebagai runner-up.
Hal ini bisa terjadi karena posisi Indonesia dalam daftar peringkat koefisien liga AFC sangat buruk. Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia saat ini berada di posisi ke-10 wilayah Timur dengan 25,309 poin.
Untuk mendapatkan jatah langsung maupun peluang lebih besar menuju ACL Elite, sebuah liga setidaknya harus berada di peringkat ketujuh. Posisi tersebut saat ini ditempati Vietnam, meski wakilnya masih harus melewati babak play-off untuk memastikan tempat di fase utama.
Baca Juga
FIFA Cabut Sanksi Persib, Tunggakan Gaji Rp3 Miliar ke Mantan Pelatih Telah Lunas

