Unai Emery Ingin Bawa Aston Villa Masuk Jajaran Elite Klub Eropa
Poin Penting
|
SALZBURG, investortrust.id – Pelatih Aston Villa Unai Emery menilai klubnya telah memasuki era baru setelah berhasil kembali menjadi kekuatan penting di sepak bola Eropa. Kini, The Villains berpeluang menambah koleksi trofi dengan menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada Piala Super Eropa 2026.
Aston Villa akan menantang PSG di Red Bull Arena, Salzburg, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Aston Villa untuk meraih gelar Eropa kedua secara beruntun setelah menjuarai Liga Europa musim lalu.
Sejak Emery datang pada 2022, Aston Villa memang mengalami perkembangan signifikan di kompetisi Eropa. Mereka mencapai semifinal Liga Konferensi UEFA pada 2024, menembus perempat final Liga Champions pada 2025, kemudian menutup perjalanan musim lalu dengan menjuarai Liga Europa untuk pertama kalinya sejak 1983.
Baca Juga
Kiper PSG Matvey Safonov Minta Timnya Fokus Lawan Aston Villa di Piala Super Eropa
Emery menyebut keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Aston Villa kini memiliki kapasitas untuk bersaing memperebutkan trofi bergengsi. "Saya merasa klub ini berada di era baru, dengan kemungkinan untuk bersaing memperebutkan trofi," ujar Emery di situs resmi UEFA.
Menurut Emery, Piala Super Eropa memberikan kesempatan tambahan bagi Aston Villa untuk menguji perkembangan tim sekaligus menghadapi PSG yang dia nilai sebagai klub terbaik di dunia saat ini. "Sangat penting. Kami berusaha meraih kesuksesan, pertama dengan membangun tim pemenang, lalu mengejar konsekuensi positif setelahnya, yaitu memenangkan trofi," katanya.
"Berpartisipasi di Piala Super Eropa adalah kesempatan lain untuk berada di sana, kesempatan untuk memenangkan trofi, bermain melawan PSG, tim terbaik di dunia saat ini dan tim lain yang bisa kami jadikan pembanding," lanjut Emery.
Emery juga memiliki catatan impresif di Liga Europa. Kemenangan bersama Aston Villa atas Freiburg pada final Mei lalu menjadi gelar Liga Europa kelimanya dari enam final yang pernah dia jalani.
"Memenangkan lima gelar Liga Europa, bermain di semifinal Liga Champions, serta perempat final Liga Champions membuat saya sangat bangga dan sangat bersyukur," tutur Emery.
Bagi Emery, keberhasilan bersama Aston Villa terasa semakin spesial karena klub tersebut memiliki sejarah panjang di kompetisi Eropa. Aston Villa pernah menjuarai Piala Eropa pada 1982, sehingga kesuksesan terbaru itu kembali membangkitkan ambisi untuk mengangkat trofi Eropa.
"Berbagi satu gelar dengan klub seperti Aston Villa, yang memiliki sejarah luar biasa, memenangkan Piala Eropa pada 1982, kembali membangkitkan harapan tersebut bagi kami dan kami merasa memiliki kemampuan untuk memenangkan gelar Eropa. Sebagai pelatih, saya merasa sangat puas, tapi saya juga sangat menuntut agar kami bisa mempertahankan semua ini," ujar Emery.
Perjalanan Aston Villa di Eropa musim lalu juga tidak selalu mulus. Setelah gagal mencapai final Liga Konferensi UEFA pada 2024 dan tersingkir di Liga Champions 2025, Aston Villa kembali menghadapi PSG di perempat final Liga Champions musim lalu.
PSG akhirnya menyingkirkan Aston Villa dengan agregat 5-4 setelah pertandingan berjalan ketat dalam dua leg. Emery mengakui pengalaman tersebut justru meningkatkan kepercayaan diri anak asuhnya.
"Di Paris, kami kalah 1-3 dan bermain bagus, tapi kami tidak menjadi protagonis seperti pada pertandingan kedua. Pada leg kedua, kami menunjukkan potensi kami dalam menyerang, memiliki beberapa momen yang sangat bagus untuk mengejar ketertinggalan dan tampil sangat dominan melawan tim terbaik. Pada akhirnya, kami tidak berhasil," kata Emery.
Pengalaman menghadapi PSG membuat Aston Villa semakin yakin mampu bersaing dengan klub elite Eropa. Emery pun meminta anak asuhnya membawa keyakinan tersebut ke Piala Super Eropa.
"Bermain melawan tim seperti PSG dan merasa bahwa kami bisa mencapai level yang mereka miliki sangat penting bagi kepercayaan diri kami. Kami akan mencoba menggunakan pesan yang sama di ruang ganti dan mempersiapkan pertandingan dengan berpikir bahwa kami memiliki peluang jika mampu bersaing dengan cara terbaik," pungkas Emery.
Baca Juga
Gianni Infantino Tak Aman, Dukungan di Pemilihan Presiden FIFA 2027 Terbelah

