ACC, TAF, dan Auto2000 Edukasi Masyarakat Pilih Mobil dan Pembiayaan Sehat di GIIAS 2026, Ini Tipsnya
Poin Penting
|
TANGERANG, Investortrust.id – Astra Financial melalui Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Financial Services (TAF) bersama Auto2000 menggelar edukasi keuangan bertajuk "Banjir Produk Mobil, Pilih Yang Mana?" di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat dalam memilih kendaraan dan skema pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan finansial.
Edukasi tersebut digelar di tengah tren positif industri otomotif nasional. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil domestik pada semester I 2026 mencapai 436.564 unit, meningkat 15,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di sisi lain, industri pembiayaan juga mencatat pertumbuhan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan piutang pembiayaan perusahaan multifinance tumbuh 1,88% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp511,26 triliun pada Juni 2026.
Area Business Head DKI 1 Auto2000, Riki Rusdiono, mengatakan konsumen tidak seharusnya membeli kendaraan hanya karena mengikuti tren atau fenomena fear of missing out (FOMO).
"Jangan sampai terjebak FOMO saat menentukan mobil yang akan dipilih. Konsumen harus mempertimbangkan total ownership experience, mulai dari kualitas produk, jaringan servis, suku cadang, layanan darurat hingga nilai jual kembali," ujarnya dalam siaran pers dikutip Jumat (7/8/2026).
Baca Juga
Menkeu Purbaya Tegaskan Dukungan Pemerintah untuk Industri Otomotif di GIIAS 2026
Dalam sesi edukasi, ACC, TAF, dan Auto2000 mengingatkan masyarakat agar memilih kendaraan berdasarkan kebutuhan, memperhatikan kualitas, daya tahan, keandalan kendaraan, serta layanan purnajual.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk menyusun pembiayaan secara sehat dengan memastikan total cicilan tidak melebihi 30–35% dari pendapatan bulanan, memilih perusahaan pembiayaan yang berizin OJK, serta mempertimbangkan besaran uang muka (DP), tenor, dan total owning cost (TOC) atau total biaya kepemilikan kendaraan.
Regional Retail Business Head DKI 1 ACC, Henry Sinaga, mengatakan masyarakat perlu memastikan perusahaan pembiayaan yang dipilih memiliki legalitas, transparansi, serta sistem penyimpanan dokumen kendaraan yang aman.
Sementara itu, Area 1 Department Head TAF, David Allister, mengatakan konsumen dapat mengoptimalkan biaya kepemilikan kendaraan melalui program promosi yang ditawarkan selama GIIAS 2026.
Menurutnya, melalui program TEBUS HEMAT, simulasi TOC untuk pembelian Toyota Innova Zenix Hybrid dapat ditekan dari sekitar Rp762 juta menjadi Rp714 juta, sehingga konsumen berpotensi menghemat hingga Rp48 juta sepanjang masa pembiayaan.
Sebagai Platinum Financial Partner GIIAS 2026, ACC dan TAF bersama unit bisnis Astra Financial lainnya, yakni FIFGROUP, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, dan Bank Saqu, juga menghadirkan berbagai program pembiayaan dan perlindungan untuk mendukung kepemilikan kendaraan yang lebih terjangkau dan berkelanjutan.
Baca Juga
Berikut panduan cerdas memilih mobil:
1. Utamakan kebutuhan, bukan sekadar tren.
Pilih kendaraan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda.
2. Tentukan tujuan penggunaan mobil.
Sebelum memilih, tentukan mobil seperti apa yang akan digunakan, untuk apa, siapa yang akan menggunakannya, dan seperti apa aktivitas berkendara sehari-hari.
3. Jangan hanya membandingkan harga dan fitur.
Perhatikan juga kualitas kendaraan, kemudahan perawatan, jaringan bengkel, layanan purnajual, serta nilai jual kembali (resale value).
4. Pastikan mobil memenuhi prinsip QDR (quality, durability, dan reliability)
Pilih mobil yang memenuhi prinsip QDR sebagai panduan utama dalam menentukan kendaraan yang tepat:
● Quality (kualitas): Pilih mobil yang menawarkan kualitas produk yang baik serta memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dan menyenangkan.
● Durability (ketahanan): Pastikan kendaraan memiliki daya tahan yang baik sehingga tetap optimal digunakan dalam jangka panjang.
● Reliability (keandalan): Utamakan mobil yang memiliki performa andal dan dapat dipercaya dalam berbagai kondisi penggunaan.
5. Perhatikan pengalaman kepemilikan, bukan hanya proses pembelian.
Membeli mobil hanya membutuhkan waktu singkat, tetapi menggunakannya bisa bertahun-tahun. Karena itu, pastikan layanan servis, ketersediaan suku cadang,dan dukungan purnajual mampu memberikan rasa tenang selama masa kepemilikan.
Beberapa strategi yang dapat menjadi pertimbangan sebelum mengajukan pembiayaan:
1. Tentukan tujuan kepemilikan kendaraan.
Langkah pertama adalah memastikan tujuan pembelian kendaraan, apakah untuk mendukung mobilitas keluarga, menunjang aktivitas pekerjaan atau usaha, maupun sebagai investasi jangka panjang. Tujuan tersebut akan membantu konsumen memilih jenis kendaraan dan skema pembiayaan yang paling sesuai dengan kebutuhannya.
2. Sesuaikan pembiayaan dengan kemampuan finansial.
Sebelum mengajukan kredit, konsumen perlu menghitung kemampuan membayar cicilan secara realistis. Sebagai panduan, total kewajiban cicilan, termasuk cicilan kendaraan, idealnya tidak melebihi 30–35% dari penghasilan bulanan, sehingga kebutuhan sehari-hari dan tujuan keuangan lainnya tetap dapat terpenuhi.
3. Pilih perusahaan pembiayaan yang terpercaya.
Calon konsumen juga perlu memastikan perusahaan pembiayaan yang dipilih telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memiliki proses pembiayaan yang transparan, memiliki keamanan penyimpanan jaminan, didukung jaringan layanan konsumen yang luas, dan perlindungan asuransi dari mitra yang terpercaya.
4. Atur uang muka (down payment/DP ) dan tenor secara bijak.
Besaran uang muka dan jangka waktu pembiayaan perlu disesuaikan dengan kondisi arus kas masing-masing konsumen. Uang muka yang lebih besar dapat membantu meringankan cicilan bulanan, sedangkan uang muka yang lebih kecil dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin menjaga likuiditas dana. Dalam menentukan tenor, konsumen juga diimbau untuk tidak hanya mempertimbangkan besarnya cicilan, tetapi juga memperhitungkan total biaya
pembiayaan hingga kredit berakhir.
5. Pahami total owning cost (TOC).
Salah satu materi utama yang dibahas dalam talkshow adalah pentingnya memahami TOC atau total biaya kepemilikan kendaraan. Masyarakat diajak untuk tidak hanya berfokus pada nominal cicilan bulanan, tetapi juga menghitung seluruh biaya yang akan dikeluarkan selama masa pembiayaan. TOC dihitung dari total uang muka serta biaya administrasi yang ditambah dengan akumulasi angsuran selama tenor pembiayaan. Komponen angsuran tersebut telah mencakup bunga, asuransi kendaraan, dan asuransi jiwa, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai total komitmen finansial yang harus dipersiapkan.
6. Manfaatkan promo secara cermat.
Berbagai program pembiayaan yang dihadirkan selama GIIAS dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan biaya kepemilikan kendaraan. Sebagai Platinum Financial Partner GIIAS 2026, ACC dan TAF menghadirkan program istimewa TEBUS HEMAT, yang memberikan manfaat hingga Rp6,9 juta dan didukung dengan penawaran suku bunga yang kompetitif. Lebih dari itu, konsumen juga dapat menikmati berbagai penawaran eksklusif hasil sinergi unit bisnis Astra Financial.
Beragam manfaat tersebut meliputi kesempatan mendapatkan Garda Healthtech dari Asuransi Astra dengan harga khusus Rp 299 ribu, cashback produk asuransi jiwa dari Astra Life hingga Rp 5 juta,voucher AstraPay senilai hingga Rp 396 ribu yang dapat ditebus hanya dengan Rp 1 untuk pembayaran angsuran, serta Program Kunci Dana Bank Saqu dengan imbal hasil hingga 10% per tahun.

