Menkes Tekankan Petingnya Deteksi Dini Kanker Payudara: Jangan Takut Periksa!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya strategi ‘Temukan Dini, Rawat Dini’ sebagai kunci utama menurunkan angka kematian akibat kanker payudara di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam acara peluncuran program Kadin-Iwapi Breast Cancer Screening for 7.000 Women in Indonesia.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, setiap tahun terdapat sekitar 90.000 wanita Indonesia yang terdiagnosis kanker payudara, dengan angka kematian mencapai 40.000 jiwa. Angka ini menempatkan kanker payudara sebagai penyebab kematian nomor satu bagi perempuan di Indonesia.
"Strateginya sederhana, harus temukan dini dan rawat sejak dini. Semakin dini ditemukan, semakin tinggi derajat keselamatannya. Sebaliknya, semakin telat ditemukan, semakin tinggi risiko kematiannya," ujar Menkes dalam sambutannya di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Menkes mengimbau kaum perempuan, khususnya yang berusia di atas 30 tahun, untuk tidak takut melakukan pemeriksaan medis karena khawatir dengan hasilnya. Menurutnya, teknologi penanganan kanker saat ini sudah sangat maju.
Sebagai langkah konkret, pemerintah telah menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis setiap tahun di Puskesmas.
"Sekarang 5.000 dari 10.000 Puskesmas sudah dilengkapi alat USG untuk pemeriksaan payudara. Jika ada indikasi positif, akan dirujuk ke rumah sakit untuk mammografi dan biopsi. Semuanya sudah disiapkan," tambah Menkes.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), Nita Yudi, menyatakan komitmennya untuk menggerakkan seluruh pengurus di 38 provinsi dan 400 kabupaten kota sebagai duta kesehatan. Melalui program ‘Selangkah: Semangat Lawan Kanker’, Iwapi menargetkan screening gratis bagi perempuan pelaku usaha.
Baca Juga
Kadin dan Iwapi Luncurkan Program Pemeriksaan Deteksi Dini Kanker Payudara
“Jumlah anggota IWAPI lebih dari 40.000 perempuan pengusaha. Kami ingin menjadikan pemeriksaan kesehatan ini sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sesuatu yang ditakuti,” kata Nita.
Nita juga mengapresiasi kolaborasi dengan Siloam Hospitals Group yang memfasilitasi pemeriksaan mammografi dan biopsi lanjutan secara gratis.
“Perempuan pengusaha tidak bisa produktif dan membawa bangsa maju jika kesehatannya tidak terkendali,” terangnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie, serta Presiden Direktur Siloam Hospitals Group David Utama.

