Solidaritas UEFA dan Concacaf, AFC Tolak Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia
Poin Penting
|
KUALA LUMPUR, investortrust.id – Penolakan terhadap rencana FIFA menjual saham Piala Dunia terus meluas. Setelah UEFA dan Concacaf, kini Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang menyatakan sikap resmi menolak proposal kontroversial tersebut.
Dalam pernyataan yang dirilis Jumat (31/7/2026) siang waktu Kuala Lumpur, AFC menegaskan berdiri bersama UEFA dan Concacaf. Mereka menilai usulan FIFA tersebut tidak memiliki dukungan yang cukup untuk dilanjutkan.
"AFC berdiri dalam solidaritas bersama UEFA dan Concacaf dalam menolak proposal tersebut karena secara realistis tidak dapat mencapai konsensus dan persatuan yang diperlukan untuk melangkah maju," tulis AFC dalam pernyataan resminya.
Baca Juga
Eks Co-Owner Newcastle United Amanda Staveley Bidik 25% Saham West Ham United
Keputusan AFC cukup mengejutkan. Sebab, badan pengatur sepak bola di Asia itu selama ini dikenal dekat dengan Gianni Infantino. Bahkan, Qatar dan Indonesia memiliki kantor perwakilan FIFA yang bisa digunakan Sang Presiden bekerja.
Namun, dalam kasus ini, AFC menilai Piala Dunia harus tetap menjadi milik anggota, bukan soal bisnis semata. "Piala Dunia adalah puncak sepak bola dunia dan memperoleh kekuatannya dari partisipasi seluruh konfederasi serta negara-negara sepak bola terbaik di dunia. Setiap proposal yang berisiko merusak persatuan dan karakter universal kompetisi tersebut harus dipertimbangkan kembali," tulis AFC.
Dengan bergabungnya AFC ke barisan penolak, peluang proposal Gianni Infantino lolos melalui mekanisme pemungutan suara anggota FIFA kini dinilai semakin kecil. Sebab, jika dihitung, gabungan anggota UEFA, Concacaf, dan AFC sudah lebih dari cukup untuk mengagalkan proposan kontroversial itu.
"Kegagalan FIFA berkonsultasi dengan asosiasi anggotanya mengenai proposal ini telah memperlihatkan kelemahan mendasar dalam proses konsultasi dan pengambilan keputusan FIFA yang kini harus segera diperbaiki. Konfederasi, Asosiasi Anggota, bahkan badan-badan pengelola FIFA sendiri, termasuk Dewan FIFA, merasa dikesampingkan," ungkap AFC.
Sebagai penutup, AFC mendesak FIFA segera melakukan evaluasi total. "AFC menyerukan kepada FIFA untuk segera meninjau kembali kerangka tata kelola dan pengambilan keputusannya guna memastikan bahwa setiap proposal yang memiliki dampak global disusun melalui konsultasi yang semestinya, keterlibatan yang bermakna, serta pengawasan yang memadai oleh badan-badan resmi FIFA," pungkas AFC.
Baca Juga
Rest in Pride! Italia dan AC Milan Berduka, Franco Baresi Menghadap Sang Pencipta
