Kevin Caesario Bidik Finis Lima Besar di Ciputra Golfpreneur 2026
Poin Penting
|
TANGERANG SELATAN, investortrust.id - Pegolf Indonesia Kevin Caesario Akbar mengusung misi besar dalam ajang Ciputra Golfpreneur Tournament 2026. Berbekal pemahaman terhadap karakter lapangan, Kevin membidik posisi lima besar dalam turnamen bergengsi tersebut.
Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 akan kembali bergulir di Damai Indah Golf, BSD Course, Tangerang Selatan, pada 26–29 Agustus 2026. Bagi Kevin, berlaga di BSD Course selalu memberikan motivasi ekstra karena venue tersebut merupakan lapangan favoritnya.
Baca Juga
Thailand Kawinkan Gelar Juara Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World 2026
"CGT (Ciputra Golfpreneur Tournament) adalah turnamen yang paling saya tunggu setiap tahun. BSD Course adalah lapangan favorit saya, dan seharusnya saya sudah paham betul seluk-beluk lapangan ini," ujar Kevin saat ditemui dalam acara konferensi pers Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 di Damai Indah Golf, BSD Course, Tangerang Selatan, Jumat (24/7/2026).
Faktor keakraban dengan medan laga memotivasi untuk terus mengukir prestasi yang lebih baik dari tahun ke tahun. "Saya selalu penasaran dan terpacu untuk mendapatkan hasil terbaik setiap tahunnya. Semoga bisa bermain sebaik-baiknya, enjoy, dan meraih finish di top 5," tambah Kevin.
Kevin siap mengusung strategi lebih agresif demi mengarungi persaingan ketat di salah satu gelaran krusial dalam kalender Asian Development Tour (ADT) tersebut. Langkah mendasar yang kini menjadi fokus persiapannya adalah evaluasi menyeluruh pola permainan (game play).
"Kalau dilihat tekniknya sama-sama saja, cuma memang lebih banyak perbedaan di game play-nya. Itu yang saya kerjakan dalam beberapa bulan terakhir," ungkap Kevin.
Pegolf yang telah mengasah kemampuannya di Damai Indah Golf BSD sejak kecil ini mengungkapkan bahwa pergeseran gaya bertanding tersebut terinspirasi dari analisisnya terhadap konsistensi para pegolf papan atas di jajaran lima besar.
Selama ini, Kevin cenderung mengandalkan pola permainan konservatif akibat faktor kebiasaan dengan karakter lapangan rumahnya (homecourse). Namun, demi mendongkrak daya saing di level persaingan lebih tinggi, ia berani mengambil keputusan yang lebih berisiko untuk mengejar peluang.
"Kalau dari hasil evaluasi saya, pemain yang ranking lima besar itu pasti lebih agresif," kata Kevin.
Kevin menegaskan pembenahan ini tidak fokus pada teknik dasar, melainkan aspek decision making atau pengambilan keputusan di atas lapangan. Kevin mengkaji ulang pemilihan pukulan pada tiap hole agar tidak sekadar bermain aman, melainkan mampu mengoptimalkan peluang scoring.
Baca Juga
Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 Perebutkan Hadiah Rp2,7 Miliar
Kevin mengakui proses transisi ini membutuhkan adaptasi ekstra. Pengalaman bertahun-tahun bermain di Damai Indah Golf telah membentuk memori visual dan kebiasaan tersendiri.
"Lebih ke penyesuaian mata karena sudah bertahun-tahun main di Damai Indah, arahnya ke satu titik, lalu tiba-tiba harus melihat pilihan lain yang mungkin lebih agresif," ucap Kevin.
Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 akan menjadi panggung persaingan sengit bagi para pegolf profesional, baik dari dalam maupun luar negeri. Ajang ini mempertemukan 150 peserta, termasuk 40 pegolf Indonesia.
