Ciputra Golfpreneur Tournament 2026, Kevin dan Killen Bersaing di Puncak Klasemen
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pegolf Indonesia Kevin Caesario Akbar dan juara bertahan asal Inggris, Matt Killen, langsung bersaing ketat di puncak klasemen sementara Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 setelah sama-sama mencatat skor 8-under pada putaran pertama di Damai Indah Golf-BSD Course, Serpong, Banten, Rabu (26/8/2026).
Kevin yang merupakan atlet Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) tampil solid dengan mencatat delapan birdie di hole 4, 6, 8, 12, 13, 15, 16, dan 18. Bermain di home course-nya, Kevin mampu mengatasi tantangan angin yang cukup kencang, terutama pada sesi siang.
“Hampir semua berjalan dengan baik. Ketika tee off meleset, pukulan kedua membantu. Ketika pukulan kedua meleset, up and down membantu. Jadi, saya bersyukur semua berjalan dengan baik, terutama putting-nya juga bagus hari ini,” kata Kevin seusai pertandingan.
Salah satu momen penting Kevin terjadi di hole 15. Pukulan tee off-nya meleset ke area rough di sisi kanan dengan posisi bola berada di area tanpa rumput. Situasi tersebut membuat Kevin dan caddie-nya, Argiansyah, harus mengambil keputusan yang cukup agresif.
Baca Juga
Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 Perebutkan Hadiah Rp2,7 Miliar
“Saya tahu ketika bola bertemu rumput liat, pasti bisa memberikan spin, dan posisi spin di pojok sana juga membutuhkan spin. Kalau posisi berdiri bola ada rumput, pukulan malah bisa melewati green. Jadi, sama Agi (Argiansyah, caddie-nya), kami mengambil keputusan untuk sedikit agresif. Akhirnya, bola menempel di green dan putting-nya berhasil masuk untuk birdie,” jelas Kevin.
Faktor angin yang cukup kencang menjadi salah satu tantangan bagi para pegolf yang tampil pada turnamen ini. Namun, pengalaman Kevin bermain di Damai Indah Golf-BSD Course membantunya menghadapi kondisi tersebut.
“Bersyukur saya bisa banyak bermain di sini dan punya pengalaman bermain dengan angin sekencang ini. Jadi, terima kasih kepada Bapak Budiarsa Sastrawinata (Pendiri dan Ketua Dewan Pengawas CGF, red.) dan Ciputra Golfpreneur Foundation,” lanjut Kevin.
Meski berada di puncak klasemen, Kevin tidak ingin terlena. Dia memilih tetap bermain seperti biasa, menikmati setiap putaran, dan berusaha mempertahankan performa positif hingga turnamen berakhir.
“Tidak boleh jemawa. Saya akan bermain seperti biasa saja, berusaha menikmati permainan, menikmati hari, dan berharap bisa terus bermain dengan bagus,” ujar Kevin.
Namun, perjuangan Kevin masih panjang. Matt Killen yang merupakan juara Ciputra Golfpreneur Tournament 2025 menjadi pesaing terdekatnya setelah mencatat skor 8-under pada putaran pertama.
Pada edisi tahun lalu, pegolf Inggris tersebut membukukan skor total 263 atau 25-under. Catatan itu menjadi rekor skor terendah sejak turnamen yang merupakan bagian dari Asian Development Tour (ADT) tersebut dimulai pada 2010.
Sementara itu Kevin finish di peringkat T22 pada edisi tahun lalu dengan skor total 274 atau 14-under. Killen mengawali upayanya mempertahankan gelar dengan mencatat sembilan birdie dan satu bogey. Di bawah Kevin dan Killen, posisi T3 ditempati Henry Lee dari Kanada dan Finlay Mason dengan skor 7-under. Khalin Joshi dari India dan Tanapat Pichaikool dari Thailand menyusul di posisi T5 dengan skor 6-under.
Persaingan masih sangat terbuka karena turnamen baru memasuki putaran pertama. Lee menegaskan akan memperlakukan putaran berikutnya sebagai tantangan baru tanpa terlalu memikirkan hasil yang sudah diraih.
“Saya akan memperlakukan putaran besok sebagai hari yang baru. Skor hari ini tidak begitu penting. Pada akhirnya, saya masih harus mencatatkan skor yang bagus dalam tiga putaran berikutnya karena ada banyak pemain berkualitas pekan ini. Selain itu, turnamen ini juga masih jauh dari selesai. Jadi, saya akan mempertahankan rencana permainan yang sama, berusaha memukul sebanyak mungkin fairway dan green, dan kita lihat bagaimana hasilnya nanti,” tegas Lee.
Pegolf yang baru pertama kali tampil di Damai Indah Golf-BSD Course tersebut mengaku terkesan dengan karakter lapangan yang dirancang oleh legenda golf Jack Nicklaus. Damai Indah Golf-BSD Course merupakan lapangan golf pertama di Indonesia yang dirancang langsung oleh Jack Nicklaus.
“Saya salah satu penggemar lapangan Jack Nicklaus. Kebanyakan lapangannya cenderung cocok untuk pemain yang terbiasa melakukan pukulan fade (berbelok dari kiri ke kanan). Sebagai pemain yang suka memukul fade, lapangan ini terasa cocok dengan permainan saya. Meski begitu, desainnya membuat Anda harus bermain dengan penuh kesabaran,” jelas Lee.
Dari kelompok pegolf amatir, pemain Indonesia Randy Bintang Arbenata menjadi salah satu yang mencatat skor terbaik dengan 2-under. Randy sempat membuat bogey di hole pertama, tapi mampu bangkit dengan mencetak tiga birdie.
“Hole pertama sebenarnya masih tense, tapi setelah beberapa hole saya sudah merasa lebih baik dan confident. Besok saya harus bermain lebih sabar,” kata Randy. Pegolf amatir Jepang, Daichi Hayashi, juga mencatat skor 2-under setelah membukukan lima birdie dan tiga bogey.
Baca Juga
Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 Siap Digelar, Sediakan Total Hadiah Rp 2,7 Miliar
