Hadapi Argentina di Final, Saleh Husin Yakin Spanyol Sandingkan Piala Dunia 2026 dengan Piala Eropa 2024
JAKARTA, investortrust.id - Animo masyarakat terhadap sepak bola dan demam Piala Dunia 2026 sudah merata di seluruh pelosok Tanah Air. Ke mana saja kita pergi, pasti orang bicara tentang tim kesayangan mereka bermain apalagi kalau timnya menang, dan itu terjadi di semua level masyarakat.
Tidak mengenal laki, perempuan, tua maupun muda dan tidak membedakan status sosial semua bicara tentang helatan Piala Dunia 2026. Demikian juga halnya dengan mantan Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin yang menjagokan Spanyol di perhelatan akbar ini.
Baca Juga
Bikin Geleng Kepala, Tiket Termurah Final Piala Dunia di Menit Terakhir Tembus Rp163 Juta!
Saleh Husin yang masih gemar bermain sepak bola bersama teman-temannya selalu mengikuti helatan akbar selama Piala Dunia. Saleh rela begadang jika Spanyol yang merupakan tim kesayangannya bertanding. Akibatnya, Saleh kurang tidur dan mengganggu rutinitas olahraganya.
Laga final Piala Dunia 2026 yang digelar di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7/2026) dini hari nanti akan mempertemukan juara Eropa Spanyol dengan juara Amerika Selatan sekaligus juara bertahan Argentina di babak final. Saleh yang akan menonton bareng (nobar) bersama jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sangat antusias menyaksikan puncak Piala Dunia 2026 ini.
Apalagi, Spanyol dan Argentina telah enam kali berjumpa dengan masing-masing tim sama-sama meraih tiga kali kemenangan. Meski demikian, Saleh memprediksi Spanyol yang mengusung permainan kolektif mampu mengungguli Argentina yang mengandalkan Lionel Messi.
"Spanyol diisi para pemain muda cekatan, kompak, rapi, dan lebih mengutamakan permainan tim secara merata sehingga mereka baru kebobolan 1 gol dengan pertahanan yang kokoh. Sementara Argentina lebih mengandalkan figur Lionel Messi," kata Saleh Husin dalam keterangannya, Minggu (19/7/2026).
Saleh mengatakan, para penggawa kedua tim sudah sering bermain bersama dan saling mengenal permainan masing-masing. Sebagian pemain Argentina bermain di liga Spanyol. Apalagi Messi merupakan produk dari akademi Barcelona, La Masia.
Bahkan, pada 2007 silam, Messi yang saat itu masih berusia 20 tahun sempat melakukan sesi foto memandikan bintang muda Spanyol Lamine Yamal yang masih berusia 5 bulan. Kini, legenda Barcelona dan penerusnya di sisi sayap kanan Blaugrana itu akan berjumpa di laga final 2026.
"Jadi saya kira Messi akan merasa bangga apabila bayi yang pernah dia mandikan itu dapat mengalahkannya. Ya seperti seorang guru akan bangga bila muridnya berhasil dan jauh lebih pintar darinya," ungkap Saleh Husin.
Untuk itu, Saleh meyakini, Lamine Yamal dan Spanyol dapat menaklukkan Argentina di babak final sekaligus menyandingkan Piala Eropa 2024 dengan Piala Dunia 2026.
"Jadi yang akan keluar sebagai juara ya si bayi ajaib Lamine Yamal bersama tim Spanyol sekaligus menggandakan juara dunia 2026 dengan juara Eropa 2024," kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia itu.
Baca Juga
Jadwal Final Piala Dunia 2026: Duel Sempurna Juara Eropa Lawan Amerika Selatan
Saleh mengatakan, Piala Dunia kali ini sangat menarik untuk diikuti. Baru pertama kali terjadi semi final Piala Dunia diikuti oleh empat tim rangking teratas, yakni Argentina yang menduduki peringkat teratas, Spanyol (2), Prancis (3), dan Inggris (4).
"Ini sesuatu yang luar biasa mulai dari Perancis , Argentina, Spanyol dan Inggris yang telah memperlihatkan tontonan permainan yang bermutu dan berkualitas. Termasuk tadi ketika memperebutkan juara ketiga antara Inggris dan Prancis terjadi jual beli serangan dengan total 10 gol," kata Saleh Husin.
