Pelatih Argentina Lionel Scaloni Tegaskan Piala Dunia 2026 Lebih Sulit Dari Sebelumnya
Poin Penting
|
ATLANTA, investortrust.id – Pelatih Argentina Lionel Scaloni menilai Piala Dunia 2026 menjadi salah satu edisi paling kompetitif karena tidak ada tim yang benar-benar mampu mendominasi. Menurutnya, hampir seluruh kandidat juara mengalami kesulitan menghadapi lawan yang di atas kertas memiliki peringkat lebih rendah, beda dengan edisi 2022.
Argentina masih tetap diunggulkan untuk mempertahankan gelar. Tapi, La Albiceleste juga menjalani turnamen dengan tidak mudah. Mereka bahkan nyaris dikalahkan debutan Cape Verde.
Menurut Scaloni, hal itu membuktikan Piala Dunia 2026 lebih sulit dari turnamen sejenis 4 tahun lalu di Qatar. "Saya pikir ini membuktikan semua tim mengalami kesulitan. Tidak ada satu pun tim yang benar-benar dominan. Prancis terlihat sangat kuat dan memang masih kuat, tapi mereka juga kesulitan melawan Paraguay," ujar Scaloni, di situs Argentina.
Baca Juga
Terinspirasi Kasus Folarin Balogun, Inggris Banding Kartu Merah Jarell Quansah
Scaloni juga mencontohkan Spanyol yang baru mampu memastikan kemenangan pada menit-menit akhir saat menghadapi Portugal. Menurutnya, padatnya jadwal pertandingan serta kondisi turnamen membuat para pemain tidak bisa tampil sebaik sebelum Piala Dunia dimulai.
"Spanyol juga harus berjuang hingga akhir pertandingan. Tidak ada tim yang mampu mempertahankan performa seperti sebelum Piala Dunia. Lawan bermain sangat baik, kondisinya berbeda, dan para pemain mulai merasakan kelelahan setelah menjalani begitu banyak pertandingan," kata Scaloni.
Argentina melangkah ke babak 16 besar setelah mengalahkan Cape Verde 3-2 melalui babak perpanjangan waktu. Gol Cristian Romero pada menit ke-111 memastikan kemenangan La Albiceleste, yang sebelumnya menyapu bersih tiga laga fase grup melawan Aljazair, Austria, dan Yordania untuk menjadi juara Grup J.
Scaloni memastikan kapten tim Lionel Messi berada dalam kondisi fisik yang prima meski baru saja bermain selama 120 menit pada pertandingan sebelumnya. Jika diturunkan melawan Mesir, Messi akan mencatat penampilan ke-30 di Piala Dunia sekaligus memperpanjang rekornya sebagai pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak dalam sejarah turnamen tersebut.
"Leo baik-baik saja. Dia tidak mengeluhkan masalah apa pun meski bermain selama 120 menit beberapa hari lalu di usia 39 tahun," ungkap Scaloni.
Meski mengakui ketatnya persaingan, Scaloni menegaskan Argentina tetap layak disebut sebagai salah satu kandidat kuat juara. Dia menilai timnya masih berada di jalur yang tepat setelah memenangi seluruh pertandingan sejauh ini, meski masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki.
"Tim ini sudah menjadi kandidat juara ke mana pun kami pergi selama bertahun-tahun dan selalu bermain dengan baik, bahkan ketika pertandingan tidak berjalan sesuai rencana atau lawan mampu menyulitkan kami. Performa kami sudah cukup baik. Kami memenangi empat pertandingan dan itu patut disyukuri. Tapi, tentu masih ada yang harus diperbaiki," pungkas Scaloni.
Baca Juga
Inilah Rekor Keren Kiper Spanyol Unai Simon di Piala Dunia 2026
