Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Solusi Modern untuk Perawatan Luka Kronis
Poin Penting
|
BANDUNG, investortrust.id – Penanganan luka kronis yang sulit sembuh masih menjadi tantangan kesehatan yang kompleks.
Selain meningkatkan risiko infeksi dan kerusakan jaringan, luka kronis juga dapat berujung pada kehilangan fungsi anggota gerak hingga amputasi. Kondisi ini menegaskan pentingnya penanganan luka yang komprehensif dan terintegrasi untuk membantu mempercepat penyembuhan, mencegah komplikasi, mengoptimalkan pemulihan, serta mempertahankan jaringan dan fungsi anggota gerak secara optimal.
Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional, Mayapada Hospital Bandung (MHBD), unit rumah sakit di bawah naungan Mayapada Healthcare, menghadirkan Wound Care Center sebagai layanan modern dan komprehensif untuk berbagai jenis luka.
Baca Juga
Mayapada Hospital Jadi Pelopor ERAS di Indonesia, Operasi Lutut Terbukti Pulih Lebih Cepat
Layanan ini mencakup penanganan luka diabetes, luka pascaoperasi, luka akibat kanker, hingga bekas luka seperti jaringan parut (keloid), bekas luka menonjol (hipertrofik), perubahan warna kulit akibat luka (hiperpigmentasi), serta perawatan luka estetika.
Layanan ini berfokus pada pencegahan komplikasi dan optimalisasi pemulihan, baik secara fungsional maupun estetika, melalui dukungan tim dokter multidisiplin yang terdiri atas spesialis bedah umum, bedah plastik dan rekonstruksi estetika, bedah toraks, kardiak, dan vaskular, bedah konsultan vaskular dan endovaskular, jantung dan pembuluh darah, gizi klinik, penyakit dalam konsultan endokrin, metabolik, dan diabetes, serta psikolog dan psikiater.
“Keberhasilan penanganan luka kronis tidak hanya diukur dari kesembuhan dan tertutupnya luka, tetapi juga dari upaya mempertahankan fungsi organ dan mencegah komplikasi agar pasien dapat kembali beraktivitas dengan nyaman dan optimal,” ujar Hospital Director Mayapada Hospital Bandung, dr. Irwan Susanto Hermawan, MM.
Karena itu, Mayapada Hospital Bandung menghadirkan Wound Care Center sebagai layanan perawatan luka komprehensif berstandar internasional yang mengedepankan konsep modern wound care melalui kolaborasi tim dokter multidisiplin, alur klinis (clinical pathway) yang terstruktur, serta dukungan fasilitas dan teknologi modern.
“Dengan pendekatan patient-centered care, setiap tahap perawatan dirancang sesuai kondisi klinis, kebutuhan, dan kenyamanan pasien, mulai dari diagnosis, pengendalian faktor penyebab, penanganan luka, rehabilitasi, regenerasi jaringan, hingga pemulihan fungsi dan estetika. Melalui layanan ini, kami membantu mengurangi risiko komplikasi, meningkatkan kualitas hidup, serta mendukung pasien kembali percaya diri dan beraktivitas dengan nyaman,” tambah dr. Irwan Susanto Hermawan, MM
“Proses perawatan di Wound Care Center juga didukung oleh Wound Care Educator dari tim perawat yang berperan mendampingi pasien secara berkelanjutan, memastikan perawatan berjalan lebih terarah dan terkoordinasi, serta memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga mengenai perawatan luka di rumah guna mencapai hasil klinis yang optimal,” lanjut dr. Irwan Susanto Hermawan, MM.
Kebutuhan akan penanganan luka yang komprehensif tercermin dari masih banyaknya masyarakat yang menganggap luka dapat sembuh dengan sendirinya, sehingga pasien baru datang ketika kondisinya sudah kompleks.
“Tidak semua luka dapat sembuh dengan sendirinya. Pada pasien diabetes dan komorbid lainnya, luka biasa dapat berkembang menjadi luka kronis yang berisiko memicu infeksi berat, kerusakan jaringan, hingga amputasi,” kata dokter spesialis bedah umum Mayapada Hospital Bandung, dr. Desi Novianti, Sp.B.
“Karena itu, masyarakat harus segera berkonsultasi apabila luka tidak kunjung membaik, bertambah luas, atau menunjukkan tanda-tanda infeksi. Penanganan luka perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembersihan dan perawatan luka, pengendalian faktor penyebab, edukasi perawatan mandiri, hingga pemantauan proses pemulihan. Hal ini penting untuk membantu mencegah komplikasi yang lebih berat, risiko luka berulang, termasuk risiko amputasi,” tambah dr. Desi Novianti, Sp.B.
Pentingnya penanganan luka secara komprehensif juga dirasakan secara nyata oleh pasien di Mayapada Hospital Bandung yang datang dengan luka kaki akibat komplikasi diabetes dan berisiko menjalani amputasi. Melalui pendekatan multidisiplin dan perawatan luka modern di Wound Care Center, tim dokter berhasil mengendalikan kondisi luka, mempertahankan fungsi anggota gerak, serta meminimalkan risiko amputasi yang lebih luas.
“Pada kasus luka kompleks, tujuan penanganan tidak hanya menutup luka, tetapi juga mempertahankan fungsi serta kualitas jaringan yang terdampak,” kata dokter spesialis bedah plastik dan rekonstruksi estetika Mayapada Hospital Bandung, Dr. dr. Hardi Siswo Soedjana, Sp.B.P.R.E., Subsp. EL(K).
“Melalui pendekatan rekonstruktif yang tepat, termasuk pemanfaatan teknik bedah plastik dan regenerasi jaringan sesuai indikasi, kami berupaya mengoptimalkan proses penyembuhan sekaligus membantu pasien memperoleh hasil fungsional dan estetika yang lebih baik,” lanjut Dr. dr. Hardi Siswo Soedjana, Sp.B.P.R.E., Subsp. EL(K).
Kehadiran Wound Care Center Mayapada Hospital Bandung juga didukung kemitraan strategis dengan PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Darya-Varia) dalam menghadirkan manajemen perawatan luka modern. Dukungan tersebut mencakup penyediaan Negative Pressure Wound Therapy (NPWT), yaitu terapi noninvasif modern menggunakan pompa vakum untuk mengeluarkan cairan berlebih dan mempercepat penyembuhan luka, serta berbagai perangkat penunjang lainnya (modern dressing).
“Mayapada Hospital Bandung merupakan mitra strategis kami dalam mendukung peningkatan akses, kualitas, dan keberlanjutan layanan kesehatan berstandar internasional di Indonesia,” kata Presiden Direktur PT Darya-Varia Laboratoria Tbk, dr. Ian Martin Wibawa Kloer.
“Melalui kolaborasi bersama Mayapada Hospital Bandung, kami mendukung ketersediaan alat kesehatan terkini sebagai solusi atas kebutuhan perawatan luka modern yang komprehensif dan berpusat pada pasien. Dengan demikian, kolaborasi ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup pasien, membantu tenaga kesehatan memberikan penanganan yang lebih optimal, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan standar wound care di Indonesia,” ungkap dr. Ian Martin Wibawa Kloer.
Seremoni peluncuran Wound Care Center Mayapada Hospital Bandung berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026, yang dilanjutkan dengan edukasi penanganan luka komprehensif melalui sesi Health Talk bersama tim dokter Mayapada Hospital Bandung.
Masyarakat kini dapat mengakses layanan Wound Care Center di Mayapada Hospital Bandung untuk berkonsultasi dan mendapatkan penanganan bersama tim dokter multidisiplin. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Call Center 150770, WhatsApp 0817-17-150770, atau melalui aplikasi MyCare.
Baca Juga
Mayapada Luncurkan PET-CT dan SPECT-CT Scan Berteknologi Tinggi, Perkuat Deteksi Dini Kanker
