VAR Kembali Jadi Sorotan, Gol Jerman ke Gawang Ekuador Diperdebatkan
Poin Penting
|
EAST RUTHERFORD, investortrust.id – Keputusan wasit dan VAR kembali memicu kontroversi di Piala Dunia 2026. Kali ini, insiden terjadi dalam pertandingan Ekuador kontra Jerman setelah gol cepat Leroy Sane yang membawa Der Panzer unggul dipertanyakan karena diduga diawali pelanggaran.
Dalam pertandingan di MetLife Stadium, East Rutherford, Jumat (26/6/2026) dini hari WIB, Jerman membuka keunggulan saat laga baru berjalan dua menit.
Gol cepat tersebut bermula dari aksi Aleksandar Pavlovic yang menguasai bola di dekat kotak penalti sebelum mengalirkannya kepada Florian Wirtz. Gelandang Liverpool itu kemudian memberikan umpan pendek yang diselesaikan Leroy Sane dengan sontekan lembut untuk menjadi gol.
Baca Juga
Lawan Brasil di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Dapat Ujian Sesungguhnya
Namun, kubu Ekuador langsung memprotes proses terjadinya gol tersebut. Tayangan ulang menunjukkan Aleksandar Pavlovic mengangkat kaki terlalu tinggi ketika mengontrol bola dan mengenai kepala Pedro Vite. Meski kontak terlihat jelas, wasit tetap membiarkan permainan berlanjut dan VAR tidak meminta peninjauan ulang.
Keputusan itu memancing kritik dari sejumlah pengamat sepak bola. Mantan penyerang Inggris, Alan Shearer, juga menilai gol Jerman seharusnya dianulir. "Para pemain Ekuador telah mendatangi wasit. Mereka menginginkan tendangan bebas untuk itu. Kakinya tinggi dan memang mengenai kepalanya, jadi tidak diragukan lagi mereka akan memeriksanya," katanya, dilansir BBC Sport.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Ekuador akhirnya mampu bangkit dan membalikkan keadaan untuk menang 2-1 atas Jerman. Hasil itu mengantarkan La Tri ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, sementara perdebatan mengenai peran VAR kembali mencuat di panggung sepak bola dunia.
"Ketika saya pertama kali melihatnya, saya tidak berpikir ada kontak. Saya tahu kakinya tinggi. Tetapi setelah melihatnya lagi, saya pikir ada sedikit goresan di wajahnya (Vite), hanya sedikit goresan, yang menurut saya seharusnya sudah cukup untuk membatalkan gol tersebut," ungkap Alan Sheaarer.
Baca Juga
Cek Videonya! Momen Selebrasi Gila Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece
