Kemenangan Pertama Brasil di Piala Dunia 2026 Mengorbankan Raphinha
Poin Penting
|
PHILADELPHIA, investortrust.id – Kemenangan 3-0 Brasil atas Haiti dalam laga Grup C Piala Dunia 2026 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB harus mengorbankan Raphinha yang cedera.
Setelah bermain mengecewakan di laga perdana melawan Maroko, Brasil mendapatkan lawan ringan di laga kedua. Meski kurang mengigit, Selecao sukses menghasilkan kemenangan penting 3-0. Matheus Cunha mencetak dua gol dan Vinicius Jr satu gol sisanya.
Sayang, kemenangan di Piala Dunia 2026 ini harus dibayar mahal setelah penyerang sayap Raphinha mengalami cedera dan terpaksa meninggalkan lapangan lebih cepat. Pemain Barcelona itu ditarik keluar pada babak pertama akibat masalah pada kaki kanannya.
Baca Juga
Ada Masalah Apa? Kericuhan Setelah Pertandingan Qatar Dibantai Kanada
Raphinha sempat mendapat perawatan dari tim medis Brasil di tengah pertandingan sebelum akhirnya tidak mampu melanjutkan laga. Pemain berusia 29 tahun itu tampak sangat kecewa saat meninggalkan lapangan dan mendapat dukungan dari rekan setimnya, Gabriel Magalhaes.
Kondisi Raphinha langsung menimbulkan kekhawatiran di kubu Selecao. Pasalnya, mantan pemain Leeds United tersebut baru saja pulih dari cedera hamstring yang dialaminya saat membela Barcelona pada akhir Maret lalu, yang membuatnya absen selama sekitar satu bulan.
“Sayang sekali Rapha harus meninggalkan pertandingan karena cedera. Saya pikir itu cedera yang sama seperti sebelumnya. Saya berharap itu tidak serius sehingga dia bisa tetap bersama kami,” kata Vinicius Jr seusai pertandingan, dilansir ESPN.
Setelah Raphinha ditarik keluar, pelatih Carlo Ancelotti memasukkan pemain muda Bournemouth, Rayan, ke dalam permainan. Pergantian itu tidak mengganggu performa Brasil yang akhirnya menang 3-0 atas Haiti dan naik ke puncak klasemen grup setelah sebelumnya bermain imbang melawan Maroko.
“Kami akan mengevaluasi kondisi Raphinha besok. Saat ini kami belum tahu pasti apa yang terjadi,” kata Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu juga menjelaskan alasan memasukkan Rayan sebagai pengganti. “Dia memiliki kualitas yang bagus dan profil yang berbeda dari Raphinha. Pada akhirnya, hal-hal kecil yang menentukan siapa yang masuk dan siapa yang tidak,” ujar Ancelotti.
Selain kehilangan Raphinha, Brasil juga masih dipusingkan dengan kondisi Neymar. Bintang Santos tersebut kembali tidak masuk skuad pertandingan untuk kedua kalinya secara beruntun karena masih menjalani pemulihan cedera pada betis kanannya. “Neymar akan berlatih sendiri besok, lalu kami akan mengintegrasikannya kembali ke tim dan berharap dia bisa tersedia saat menghadapi Skotlandia,” kata Ancelotti.
Baca Juga
Jadi Pundit Piala Dunia 2026, Zlatan Ibrahimovic Banjir Kritik di Amerika Serikat
