Son Heung-min Loyo, Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Poin Penting
|
GUADALAJARA, investortrust.id – Korea Selatan berada dalam tekanan setelah kalah 0-1 dari Meksiko pada laga kedua Grup A Piala Dunia 2026 di Estadio Jalisco, Guadalajara, Jumat (19/6/2026) pagi WIB. Kekalahan ini membuat langkah The Taeguk Warriors menuju babak gugur semakin berat.
Korea Selatan sebenarnya berusaha bangkit setelah tertinggal akibat kesalahan fatal di lini belakang yang dimanfaatkan Luis Romo untuk mencetak gol kemenangan Meksiko. Tapi, berbagai upaya yang dilakukan tidak mampu menghasilkan gol penyeimbang hingga peluit akhir berbunyi.
Penjaga gawang Kim Seung-gyu sempat menjaga peluang timnya tetap hidup dengan melakukan penyelamatan gemilang atas peluang jarak dekat Raul Jimenez pada menit ke-75. Meski terus menekan sepanjang sisa pertandingan, Korea Selatan gagal membongkar pertahanan tuan rumah.
Baca Juga
Tuan Rumah Meksiko Tim Pertama Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Hasil ini membuat Son Heung-min kembali gagal memberikan pengaruh besar bagi timnya. Pemain berusia 33 tahun tampil jauh dari harapan dan ditarik keluar pada menit ke-57. Bintang LAFC itu masih berusaha mengejar rekor sebagai pencetak gol terbanyak Korea Selatan di Piala Dunia sekaligus pemain Asia dengan gol terbanyak dalam sejarah turnamen.
Pelatih Hong Myung-bo mengakui kesalahan yang berujung gol Meksiko menjadi momen yang sangat merugikan timnya. Meski kecewa, legenda sepak bola Korea Selatan itu meminta para pemain segera bangkit dan fokus menghadapi laga terakhir fase grup.
“Kesalahan yang kami lakukan memang sangat disayangkan. Kami masih memiliki satu pertandingan lagi. Hari ini tentu mengecewakan, tetapi kami tidak boleh kehilangan semangat karena kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan berikutnya,” kata Hong Myung-bo, dilansir ESPN.
Korea Selatan yang menempati peringkat ke-22 dunia sedang menjalani penampilan ke-11 secara beruntun di putaran final Piala Dunia dan ke-12 sepanjang sejarah. Prestasi terbaik mereka masih bertahan saat finish di posisi keempat pada Piala Dunia 2002 yang digelar bersama Jepang. Sejak saat itu, Korea Selatan belum pernah melangkah lebih jauh dari babak 16 besar.
Pertandingan di Guadalajara juga berlangsung di hadapan stadion yang hampir penuh. FIFA mencatat kehadiran 45.522 penonton dari kapasitas 45.664 kursi, menjadikannya salah satu atmosfer terbaik yang dirasakan Korea Selatan sepanjang turnamen ini. Tapi, dukungan besar tersebut belum cukup untuk menghindarkan mereka dari kekalahan yang membuat peluang lolos ke fase gugur kini bergantung pada hasil laga terakhir.
Baca Juga
Kisah Esmir Bajraktarevic, Keluarga Korban Pembantaian Srebrenica Main di Piala Dunia 2026
