Maskot Korea Selatan Son Heung-min Siap Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
Poin Penting
|
GUADALAJARA, investortrust.id – Maskot Korea Selatan Son Heung-min akan menorehkan catatan istimewa saat menghadapi Republik Ceko pada laga perdana Grup A Piala Dunia 2026 di Estadio Jalisco, Guadalajara, Jumat (13/6/2026) dini hari WIB. Pertandingan tersebut akan menjadi penampilan keempat Son Heung-min di putaran final Piala Dunia.
Selama hampir satu dekade terakhir, Son Heung-min menjadi figur sentral dalam skuad Taeguk Warriors. Penyerang yang kini membela Los Angeles FC itu juga merupakan pemain paling berpengalaman di tim nasional dengan 144 penampilan internasional, jauh meninggalkan rekan-rekannya di skuad Korea Selatan.
Meski akan berusia 34 tahun pada Juli mendatang, Son Heung-min masih menjadi tumpuan utama negaranya. Pengalaman dan kualitas yang dimilikinya diharapkan mampu membawa Korea Selatan bersaing di Piala Dunia 2026.
Baca Juga
FIFA Banjir Kritik Akibat Kekacauan Piala Dunia 2026, Gianni Infantino Santai
Menjelang laga melawan Republik Ceko, Son Heung-min mengaku tetap merasakan antusiasme yang sama seperti ketika pertama kali tampil di ajang empat tahunan tersebut. "Saya sangat senang bisa kembali bermain di Piala Dunia, sesuatu yang saya impikan sejak masih sangat muda," kata Son Heung-min, dilansir ESPN.
"Baik ini Piala Dunia pertama maupun yang keempat, saya tetap merasa seperti anak kecil. Ini adalah panggung impian," tambah Son Heung-min.
Bintang Korea Selatan itu menilai pengalaman tampil di beberapa edisi Piala Dunia membuat timnya semakin matang. Tapi, menurut Son Heung-min, mentalitas yang dibutuhkan tetap sama, yakni tampil tanpa rasa takut dan memberikan segalanya untuk negara.
"Tidak bisa dijelaskan hanya dengan satu kata. Baik itu Piala Dunia pertama, keempat, atau keenam, pola pikir kami harus tetap sama saat tampil di turnamen ini. Saya pikir di Piala Dunia Qatar kami menunjukkan banyak kekuatan, tetapi juga mengalami kekalahan dan kegagalan. Semua itu menjadi pelajaran penting untuk masa depan," ungkap Son Heung-min.
Son Heung-min juga memuji semangat rekan-rekannya yang dinilai sangat termotivasi menghadapi turnamen kali ini. Bahkan, menurutnya, antusiasme para pemain terkadang terlalu tinggi hingga perlu sedikit dikendalikan.
"Atmosfer tim saat ini sangat baik. Ketika melihat rekan-rekan bekerja begitu keras demi tim dan Korea Selatan, terkadang saya bahkan harus menenangkan mereka. Kami sudah sangat siap dan saya berharap bisa mendapatkan hasil bagus karena mereka pantas mendapatkannya," lanjut Son Heung-min.
Korea Selatan memiliki misi memperbaiki catatan buruk di laga pembuka Piala Dunia. Dalam tiga edisi terakhir, mereka selalu gagal meraih kemenangan pada pertandingan pertama, yang membuat perjalanan menuju fase gugur menjadi lebih sulit.
Pada Piala Dunia 2014 dan 2018, Korea Selatan tersingkir di fase grup. Sementara pada edisi 2022, mereka baru memastikan tiket ke babak 16 besar setelah menang dramatis atas Portugal melalui gol menit akhir yang berawal dari assist Son Heung-min.
Namun, Son Heung-min tidak ingin timnya terlalu terbebani oleh statistik masa lalu. Fokus utamanya adalah menjalani setiap pertandingan dengan maksimal. "Jika berbicara tentang pentingnya pertandingan pertama, saya tidak hidup untuk hari esok," katanya.
"Hari ini adalah hari yang paling penting bagi saya dan saya harus terus berkembang. Hari ini saya fokus pada latihan. Besok kami akan melakukan yang terbaik. Kami memiliki tiga pertandingan di fase grup dan semuanya sangat penting. Kami akan berjuang habis-habisan dan berusaha melampaui batas kemampuan kami," tutup Son Heung-min.
Baca Juga
Piala Dunia 2026 Dimulai, Shakira Jadi Pembuka Duel Meksiko Kontra Afrika Selatan

