Pepsodent dan FKG Trisakti Beri Perawatan Gigi ke Komunitas Istiqlal
JAKARTA, Investortrust.id - Masjid Istiqlal dan Pepsodent menandatangani Perjanjian Kerja Sama untuk membuat program peningkatan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut terutama di bulan Ramadan.
Sebagai bagian dari kelanjutan kolaborasi yang ditandatangani pada Desember 2023 tersebut, pada Selasa (5/3) Program Senyum Sehat Indonesia hadir di dua lokasi, yaitu Madrasah Masjid Istiqlal dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) FKG-P Kampus Universitas Trisakti, Jakarta. Program ini berlangsung dari 5 hingga 7 Maret 2024 dengan melibatkan lebih dari 1.000 anggota Komunitas Masjid Istiqlal.
Program perawatan gigi gratis di Mesjid Istiqlal dilakukan di mobil keliling gigi dari RSGM Universitas Trisakti. Sementara santri dari Pesantren Al Washilah serta siswa SMK Pluit Raya dimobilisasi untuk mendapat perawatan langsung di RSGM FKG Trisakti
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mengatasi tantangan kesehatan gigi dan mulut yang masih dihadapi masyarakat di Indonesia, khususnya yang ada di Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, bulan Ramadan kerap kali membawa perubahan pola makan yang dapat berdampak pada kesehatan gigi dan mulut, termasuk munculnya panas dalam dan masalah napas kurang segar, menjadikan perlunya menjaga kesehatan gigi dan mulut saat menjalani puasa.
Kepala Sekretariat Masjid Istiqlal, Mubarok menyampaikan apresiasi atas program yang dijalankan Unilever Indonesia melalui brand Pepsodent. “Kita tahu bahwa fasilitas yang menunjang kesehatan gigi dan mulut sudah semakin membaik, namun kerap kali identik dengan kata mahal. Program ini sangat baik, apalagi komunitas Istiqlal bisa mendapatkan perawatan gigi tanpa biaya. Mengingat sebentar lagi akan masuk Ramadan, saya kira penting untuk menjaga kesehatan terutama terkait gigi dan mulut,” kata Mubarok dalam pernyataan yang diterima Kamis (7/3/2024).
Salam kesempatan serupa, Drg. Wiwiek Poedjiastoeti selaku Dekan FKG Universitas Trisakti menyatakan dukungannya, karena sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pilar Pengabdian Kepada Masyarakat. “Kami ucapkan terima kasih kepada Unilever Indonesia sebagai mitra yang mendukung program ini sehingga Program Pengabdian Kepada Masyarakat bisa berjalan. Semoga program ini berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat untuk masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu Dr drg Mita Juliawati selaku Direktur RSGM-P FKG Universitas Trisakti menyampaikan sejumlah tips guna menjaga kesehatan gigi dan mulut di bulan Ramadan, seperti pentingnya menyikat gigi setelah sahur dan malam sebelum tidur/sesudah tarawih serta jangan lupa menyikat lidah. Mita juga menyarankan untuk mengurangi asupan makanan manis dan lengket, serta melakukan kontrol ke dokter gigi sebelum memasuki bulan Ramadan agar dapat menjalani bulan suci dengan kondisi yang lebih sehat.
Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia, Ratu Mirah Afifah mengatakan, selama 90 tahun hadir di Indonesia, Pepsodent terus mewujudkan misinya guna mendukung edukasi serta perawatan kesehatan gigi dan mulut.
Menilik data Riskesdas 2018 dimana hanya 2,8% orang Indonesia yang menyikat giginya di waktu yang tepat, menyebabkan 7 dari 10 orang mengalami gigi berlubangi, program 'Senyum Sehat Indonesia' merupakan satu upaya nyata dalam mengurangi permasalahan gigi dan mulut di Indonesia, termasuk di DKI Jakarta. Riskesdas juga memperlihatkan hanya 2,74% penduduk DKI Jakarta yang mempunyai perilaku menyikat gigi di waktu yang tepat, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur.
Program 'Senyum Sehat Indonesia' juga hadir di Sekolah dan Pesantren dengan tujuan menanamkan kebiasaan menyikat gigi sejak dini pada saat pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur sesuai rekomendasi FDI (Fédération Dentaire Internationale). Unilever Indonesia melalui brand Pepsodent telah melakukan program edukasi dan pemberian perawatan gigi tanpa biaya sejak tahun 2010 bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), FKG, dan RSGM di seluruh Indonesia. Sementara melalui Program ‘Sekolah dan Pesantren Sehat’, Pepsodent sudah berhasil mengedukasi hampir 30 juta anak Indonesia.

