Teknologi Kedokteran Gigi Dorong Lonjakan Perawatan Estetik
Poin Penting
|
TANGERANG SELATAN, investortrust.id — Prosedur perawatan estetik semakin diminati masyarakat seiring perkembangan teknologi di bidang kedokteran gigi. Perawatan estetik bahkan kini menempati urutan tiga teratas kasus yang paling sering ditangani di bidang kedokteran gigi.
Hal itu mengemuka dalam talkshow bertajuk "Estetika dan Kesehatan Gigi" pada rangkaian kegiatan Shine n Smile Glow Fest yang diselenggarakan di Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Sabtu (4/4/2026).
Spesialis Periodontis Bethsaida Hospital, RA Syanti W Astuty menyatakan, perawatan estetik kini menjadi salah satu kasus yang paling sering ditangani.
"Saat ini perawatan estetik menempati urutan tiga teratas kasus yang paling sering ditangani, tentunya selain kasus gigi berlubang dan gigi bungsu," kata Syanti dalam keterangan tertulis, Minggu (5/4/2026).
Baca Juga
Menurut Syanti, pasien kini lebih selektif dalam menjalani perawatan. Prosedur estetik tidak hanya bertujuan merapikan tampilan gigi, tetapi juga memperhatikan tampilan wajah agar terlihat lebih natural.
Syanti menjelaskan, Bethsaida Hospital memiliki fasilitas Bethsaida Hospital Dental Center (BHDC) yang menyediakan perawatan gigi secara holistik oleh dokter spesialis, termasuk pemasangan implan sebagai salah satu prosedur estetik.
Dalam pembuatan implan gigi, kata dia, BHDC terlebih dulu menerapkan prosedur berupa penyesuaian karakter si pasien. Misalnya bentuk implan gigi pada pasien dengan kepribadian melankolis akan berbeda dibandingkan pasien berkarakter sanguinis.
“Tujuannya agar hasil akhir dari implan gigi itu bisa terpasang dan berfungsi secara baik tanpa perlu operasi," ujar dia.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (kemenkes), sebanyak 56,9% penduduk Indonesia pada 2023 mengalami masalah gigi dan mulut, namun hanya 11,2% yang mencari pengobatan.
Sementara itu, Dokter Aesthetic Seraphim Medical Center, Silvia Kartika menyebutkan, estetika gigi secara menyeluruh dapat membantu perawatan wajah untuk mengembalikan tampilan alami.
Baca Juga
Prabowo Ingin Kirim Mahasiswa Kedokteran dan Kedokteran Gigi Indonesia ke Selandia Baru
Dia menambahkan, sebelum melakukan perbaikan bentuk wajah, pasien perlu menjalani pemasangan implan gigi untuk menyesuaikan bentuk rahang dengan wajah.
"Merawat wajah memang harus mempertimbangkan pula kondisi rahang yang dipengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Untuk pasien dengan kondisi gigi dan mulut yang perlu perawatan estetik, harus ditangani dulu oleh dokter gigi dengan spesialisasi tertentu," kata Silvia.
Ia juga menekankan pentingnya perawatan rutin dengan bantuan profesional untuk mendapatkan hasil jangka panjang.
"Minimal perawatan wajah yang perlu dilakukan adalah facial setiap bulan. Selain perawatan wajah di pusat perawatan kecantikan, gaya hidup sehat harus diperhatikan agar hasilnya lebih baik," tutur Silvia.

