Bursa Eropa ‘Mixed’, Saham Swiss Re Melesat Usai Bukukan Rekor Laba US$ 4,8 miliar
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id - Pasar Eropa mengakhiri sesi perdagangan Jumat (27/2/2026) dengan pergerakan bervariasi. Para pelaku pasar mencermati sejumlah laporan laba dan data ekonomi pada akhir pekan.
Baca Juga
Bursa Eropa Menguat Setelah Trump Berlakukan Tarif 10%, tapi Saham Diageo Anjlok Hampir 13%
Dikutip dari CNBC, indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup naik sekitar 0,2%. Sebagian besar sektor berada di wilayah positif, namun bursa utama kawasan bergerak beragam.
Pada Jumat, sejumlah perusahaan Eropa yang melaporkan kinerja keuangan antara lain BASF, Swiss Re, Holcim, International Airlines Group, dan Amadeus IT Group.
Perusahaan reasuransi Swiss Re melaporkan laba sebesar US$4,8 miliar untuk tahun 2025 pada Jumat, naik 47% dibanding tahun sebelumnya dan menjadi “level tertinggi” dalam sejarah perusahaan, menurut CEO Andreas Berger.
Perusahaan menyebut “disiplin underwriting, imbal hasil investasi yang kuat, serta rendahnya kerugian besar di luar kuartal pertama” sebagai pendorong hasil tersebut. Swiss Re juga mengumumkan rencana program pembelian kembali saham (buyback) senilai US$1,5 miliar. Sahamnya ditutup naik 3,8% pada sesi Jumat.
Baca Juga
PPI Inti AS Januari Melonjak, Tekan Peluang Pemangkasan Suku Bunga Fed
Saham Barclays yang tercatat di London berakhir turun 4,5% setelah laporan menyebutkan bahwa bank asal Inggris itu memiliki eksposur terhadap penyedia kredit hipotek bermasalah Market Financial Solutions (MFS) hingga £600 juta (US$809 juta).
Santander juga disebut memberikan pembiayaan kepada MFS yang berkantor pusat di London dan mengkhususkan diri pada pinjaman jembatan (bridge loans) serta hipotek buy-to-let. Saham Santander turun 0,4%. MFS memasuki proses kepailitan di pengadilan Inggris awal pekan ini.
Di sisi data ekonomi, Jerman, Prancis, dan Spanyol merilis data inflasi, disertai angka pengangguran dari Jerman dan Prancis serta harga perumahan Inggris.
Di Inggris, perhatian tertuju pada pemilihan sela parlemen di Gorton dan Denton, Greater Manchester. Partai Hijau memenangkan kursi tersebut dan membalikkan mayoritas besar partai penguasa, Partai Buruh.
Reform UK berada di posisi kedua, sementara Partai Buruh turun ke posisi ketiga, yang akan menjadi kemunduran signifikan bagi Perdana Menteri Keir Starmer.

